JAKARTA, KOMPAS.TV - Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh yang juga bagian dari Koalisi Serikat Pekerja dan Partai Buruh, Said Iqbal, meminta Tiktok bertanggung jawab atas gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di Tokopedia.
“Sikap terhadap TikTok dan Tokopedia. KSPPB berpendapat TikTok harus tanggung jawab,” kata Said Iqbal pada Senin (9/7/2026).
“Kalau saya nggak salah ya, kalau saya salah tolong dikoreksi. TikTok sudah mengakuisisi Tokopedia beberapa waktu yang lalu, sebelum sekarang ini. Kalau nggak salah dia memberikan valuasi 1,5 miliar USD.”
Sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal menuturkan akan segera mendatangi kantor TikTok untuk mendapatkan penjelasan langsung perihal PHK tersebut.
“Besok saya mau ke TikTok. Saya enggak peduli diundang enggak diundang, saya datang. Besok saya mau datang,” ujar Said.
Baca Juga: Pelibatan Taruna Akmil di Sekolah Rakyat, Pengamat: Pendisiplinan Militeristik Sangat Tidak Efektif
Menurut Said, dirinya berencana pukul 10.00 WIB sudah hadir di Kantor Manajemen Tiktok sebagai bentuk bahwa negara hadir.
“Besok jam 10 pagi, saya mau datang ke kantor manajemennya. Kalau enggak dibukain pintu, ya saya berdirinya di depan pintu TikTok. Pusing-pusing amat,” kata Said.
“Yang penting, negara harus hadir. Kenapa TikTok mem-PHK karyawan Tokopedia setelah mengakuisisi dan memindahkan Tokopedia ke Cina? Dia punya marketplace-nya,” ujarnya.
“Bisnis harus menguntungkan ya, tapi jangan merugikan anak bangsa dong. Tokopedia kan sudah besar, dia punya jaringan marketplace-nya. Satu-satunya milik anak bangsa kita kan Tokopedia.”
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- said iqbal
- said iqbal datang tiktok
- tiktok
- phk pegawai tokopedia
- tokopedia





