Gugatan Praperadilannya Ditolak, Pihak Ketum Kesthuri Hargai Putusan Hakim

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengacara tersangka korupsi kuota haji, Asrul Azis Taba, menghormati putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menolak gugatan praperadilan status tersangka Asrul.

"Intinya begini, kami menghargai putusan tersebut," kata Kuasa Hukum Asrul Azis Taba, Rhama Rizki Vianto, ditemui seusai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (6/7/2026).

Baca juga: Gugatan Praperadilan Ketum Kesthuri Tersangka Kuota Haji Ditolak

Kendati demikian, Rhama menyayangkan putusan hakim yang tidak mempertimbangkan penetapan tersangka oleh KPK kepada kliennya tanpa menyampaikan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) secara patut terhadap Ketua Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) itu.

"Semisal SPDP tidak diberikan kepada. kami, penetapan tersangka pun tidak diberikan. Tapi itu tidak dipertimbangkan oleh hakim dalam pertimbangan putusan," ucapnya.

"Ya, intinya kami tetap menghargai putusan ini," imbuhnya.

Baca juga: Tersangka Korupsi Kuota Haji Asrul Azis Taba Ajukan Penangguhan Penahanan

Hakim tolak praperadilan Asrul

Sebelumnya hakim PN Jakarta Selatan menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan oleh tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji periode 2023-2024 Asrul Azis Taba.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Putusan tersebut sekaligus menegaskan bahwa penetapan status tersangka dan penahanan yang dilakukan oleh KPK dinyatakan sah secara hukum.

"Mengadili: Menolak permohonan praperadilan Pemohon. Membebankan kepada Pemohon untuk membayar biaya perkara sejumlah nihil," kata Hakim I Ketut Darpawan dalam persidangan tadi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aldila Sutjiadi Menilai Permainan Semakin Solid usai Melaju ke Perempat Final Wimbledon 2026
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Kekuatan Nuklir Asia Diduga Beli Akses ke Gedung Putih Lewat Kripto
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Menhut: Nilai ekonomi perdagangan karbon RI bisa capai Rp5 triliun
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Kemdiktisaintek Siapkan Tenaga Pendidik Terbaik untuk Wujudkan SMA Unggul Garuda
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Kapan Terakhir Dosen Seni Menjadi Seniman?
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.