Harga Beras Naik, Bulog Genjot Penyaluran SPHP hingga 424.724 Ton

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Perum Bulog mempercepat penyaluran beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebagai salah satu langkah meredam kenaikan harga beras di berbagai daerah.

Kepala Divisi Perencanaan Operasi dan Analisa Harga Pasar Perum Bulog Muhammad Wawan Hidayanto mengatakan realisasi penyaluran beras SPHP telah mencapai 424,72 juta kilogram (424.724 ton) atau sekitar 51,30% dari target nasional sebesar 828.000 ton, sehingga masih terdapat sisa target sekitar 403.275 ton.

”Beberapa upaya yang Perum Bulog lakukan untuk mengatasi kenaikan harga. Pertama, kami sampaikan untuk penyaluran SPHP dulu. Di sini untuk realisasi SPHP sampai dengan hari ini sudah mencapai 424.000 [ton] atau mencapai 51,3%,“ kata Wawan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang disiarkan melalui YouTube Kementerian Dalam Negeri, Senin (6/7/2026).

Wawan mengatakan realisasi penyaluran SPHP terus melampaui target dalam tiga bulan terakhir. Pada April, penyaluran mencapai 93.398 ton atau 123% dari target 75.804 ton. Capaian tersebut berlanjut pada Mei dengan realisasi 99.297 ton atau 115% dari target 86.072 ton, lalu meningkat menjadi 106.339 ton atau 127% dari target 83.989 ton pada Juni 2026.

Menurut Wawan, peningkatan tersebut mencerminkan upaya Bulog untuk terus memperkuat pasokan beras ke masyarakat maupun pasar.

Selain melampaui target, volume penyaluran pada Juni juga meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Sepanjang Juni, Bulog menyalurkan sekitar 106.339 ton beras SPHP atau bertambah sekitar 7.071 ton dibandingkan Mei.

Baca Juga

  • Pemerintah Klaim Berhasil Jaga Inflasi Beras Lewat Intervensi CBP
  • Harga Beras Naik di Seluruh Rantai Distribusi, Premium Melonjak 11,66%
  • Realisasi SPHP Baru 47,56%, Bapanas Genjot Distribusi Beras ke Pasar Rakyat

“Apabila kita lihat untuk penyaluran SPHP di bulan Juni-nya sendiri, di mana sebesar 106.000 ton itu naik 7.000 ton atau naik 7,9% jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Demikian juga bulan sebelumnya sudah lebih meningkat dibandingkan dengan bulan periode sebelumnya juga,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bulog juga menjalankan sejumlah strategi lain untuk menjaga stabilitas harga beras antara lain dengan memperkuat cadangan beras pemerintah (CBP), memastikan ketersediaan stok di seluruh wilayah, hingga menyalurkan beras komersial guna membantu menjaga stabilitas harga beras premium.

Wawan menambahkan distribusi stok juga diprioritaskan ke daerah-daerah yang rawan inflasi maupun wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3TP). Selain itu, Bulog memperkuat operasi pasar harian di wilayah yang mengalami lonjakan harga dengan memastikan beras SPHP tersedia di pasar-pasar tradisional.

Serta, lanjut dia, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) bersama pemerintah daerah serta berkoordinasi dengan Satgas Pangan untuk mencegah praktik penimbunan dan spekulasi harga.

Selain penyaluran SPHP, Bulog juga melaksanakan program bantuan pangan (banpang) berupa beras dan minyak goreng.

Berdasarkan laporan realisasi penyaluran periode Februari—Maret 2026, Bulog mencatat tingkat penyaluran secara nasional telah mencapai 99,70% dari pagu yang ditetapkan pemerintah. Dari total pagu sebesar 664.888.160 kilogram beras dan 132.977.632 liter minyak goreng, realisasi penyaluran telah mencapai 663.819.760 kilogram beras dan 132.764.568 liter minyak goreng.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kostrad Run 2026 Berlangsung Meriah, 10.000 Pelari Padati Monas
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Shio yang Diprediksi Ketiban Rezeki Besar, Ada Peluang Kaya Tahun Ini
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Sorong Papua Barat Daya, Getaran Terasa Cukup Kuat
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Maling Motor di Tangsel Ditangkap Usai Sembunyi di Atas Plafon Rumah Pacarnya
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo dan Lawrence Wong Sudah Empat Kali Bertemu, Ini Pembahasannya
• 7 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.