Hadiah Juara Piala Presiden 2026 Naik Jadi Rp6 Miliar, Terbesar Sepanjang Sejarah

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, mengumumkan hadiah bagi tim juara pada edisi tahun ini naik menjadi Rp6 miliar. Nilai tersebut meningkat Rp500 juta dibandingkan hadiah juara pada turnamen tahun lalu yang nilainya Rp5,5 miliar.

Pengumuman itu disampaikan Maruarar dalam konferensi pers Piala Presiden 2026 di SCTV Tower, Senayan City, Jakarta, Senin, 6 Juli 2026.

Baca Juga :
Jadwal dan Pembagian Grup Piala Presiden 2026 Resmi Diumumkan, Persib Vs Arema Jadi Laga Pembuka
Piala Presiden 2026 Bergulir 25 Juli, Diikuti 8 Tim dari 4 Negara, Erick Thohir: Ajang Pembuktian Klub Legendaris

Menurut pria yang akrab disapa Ara itu, peningkatan hadiah merupakan bentuk komitmen panitia untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan Piala Presiden dari tahun ke tahun.

"Hadiahnya saya naikkan. Juara pertama tahun lalu mendapat Rp5,5 miliar. Juaranya tahun lalu berasal dari Thailand. Tahun ini hadiah juara satu menjadi Rp6 miliar," kata Maruarar.

Musim lalu, Port FC asal Thailand mencatat sejarah sebagai klub luar negeri pertama yang menjuarai Piala Presiden sekaligus membawa pulang hadiah Rp5,5 miliar. Pada edisi 2026, klub-klub Indonesia tentu memiliki motivasi tambahan untuk merebut kembali trofi sekaligus hadiah yang lebih besar.

Maruarar memastikan kenaikan hadiah tersebut didukung kondisi finansial turnamen yang sehat. Bahkan, seluruh sponsor utama telah dipastikan bergabung sebelum kompetisi dimulai.

"Kemudian tadi saya sudah mengonfirmasi beberapa pihak. Untuk sponsor sudah beres sebelum turnamen ini dimulai. Ada konferensi pers hari ini. Tepuk tangan buat sponsor kita," ujarnya.

Ia menambahkan, jumlah sponsor masih berpotensi bertambah seiring berjalannya turnamen. Menurutnya, hal itu tidak lepas dari kepercayaan berbagai pihak terhadap penyelenggaraan Piala Presiden.

"Nanti yang berikutnya biasanya di tengah jalan juga menambah terus. Kenapa? Karena kepercayaan. Trust itu penting," katanya.

Ara menyebut kepercayaan tersebut dibangun melalui reputasi penyelenggaraan yang konsisten selama delapan edisi. Ia menilai kredibilitas PSSI, dukungan Emtek sebagai pemegang hak siar, hingga proses audit independen menjadi fondasi utama yang membuat sponsor terus berdatangan.

"Delapan kali Piala Presiden, saya berpikir keras bagaimana membangun reputasi dan membangun trust. Kalau tidak ada alat ukurnya, susah. Alat ukurnya adalah audit. Dan yang melakukan audit selalu kelas internasional, yaitu PwC," ucap Ara.

Baca Juga :
14 Asprov PSSI Masih Dipimpin Plt, Apakah Berpengaruh pada KLB dan Pemilihan Ketua Umum PSSI?
PSSI Tetapkan 3 Agustus sebagai Hari Penting, Kongres Tahunan Berbarengan dengan Duel Panas Timnas Indonesia vs Vietnam
Robi Darwis Bicara Jujur Soal Alasan Tinggalkan Persib demi Gabung Arema FC

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.895, Menanti Arah Aliran Dana Asing
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Cerita Warga Jakarta Olah Sampah Jadi Kompos dan Produk Bernilai
• 2 jam laludetik.com
thumb
MKSO Kebun Dhoho Raih Penghargaan Polres Kediri, Dukung Swasembada Gula dan Ketahanan Pangan
• 3 jam laluberitajatim.com
thumb
Hasil Brasil Vs Norwegia 2-1: Brace Haaland Singkirkan Selecao, The Vikings Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Jelang Brasil vs Norwegia: Rivalitas Panas Gabriel dan Haaland Berlanjut di Piala Dunia 2026
• 23 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.