Delapan Rute Penerbangan ke Bandara Husein Sastranegara Disiapkan

kompas.id
2 jam lalu
Cover Berita

BANDUNG, KOMPAS - Pemerintah akan mengaktifkan kembali Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung, Jawa Barat, untuk  penerbangan komersial dengan pesawat jet dalam rentang waktu dua bulan ini. Sebanyak delapan rute penerbangan disiapkan bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke Jabar melalui Bandung.  

Delapan destinasi yang bakal hadir setelah reaktivasi Bandara Husein Sastranegara adalah Denpasar, Balikpapan, Medan, Pontianak, Makassar, Batam, Padang dan Pekanbaru.

Bandara Husein Sastranegara sebelumnya berhenti melayani penerbangan komersial sejak 29 Oktober 2023. Pengoperasian bandara itu kemudian terbatas untuk pesawat komersial baling-baling, pesawat militer, dan aktivitas sekolah penerbangan.

Semua layanan penerbangan komersial untuk pesawat jet dipindahkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jabar. Sayangnya, BIJB minim penerbangan. Bahkan, sejak tahun lalu hingga kini, bandara tersebut tidak melayani penerbangan domestik.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Senin (6/7/2026), mengatakan, ada delapan rute penerbangan yang diproyeksikan akan dilayani saat Bandara Husein Sastranegara kembali beroperasi. Ia menyebut, urusan operasional penerbangan di bandara itu menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan.

Adapun Pemerintah Kota Bandung mempersiapkan berbagai infrastruktur untuk mendukung kembali beroperasinya Bandara Husein Sastranegara. Upaya tersebut berupa perbaikan jalan dan drainase, pemangkasan pohon, pemasangan dan perbaikan penerangan jalan umum, hingga pembaruan marka jalan.

“Pesawat dari Bandara Husein nanti bisa terbang ke Denpasar, Balikpapan, Medan, Pontianak, Makassar, Batam, Padang dan Pekanbaru. Delapan destinasi itu sudah pasti,” ucap Farhan.

Baca JugaBandara Husein Sastranegara Bakal Kembali Layani Penerbangan Komersial

Dia menambahkan, berdasarkan informasi dari pemerintah pusat, dimulainya pengoperasian kembali Bandara Husein Sastranegara akan dilakukan pada Juli hingga September 2026.

“Alhamdulillah, walaupun kami bukan pembuat keputusan, Presiden, Menteri Perhubungan, Kementerian Pertahanan, dan TNI AU semuanya sudah bersepakat untuk mengoperasikan bandara itu antara bulan Juli, Agustus, atau September,” kata Farhan.

Farhan memaparkan, sebagian besar persiapan infrastruktur pendukung pengoperasian Bandara Husein Sastranegara telah rampung. Namun, masih ada beberapa pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan, terutama terkait sistem parkir dan pengaturan transportasi di kawasan bandara.

“Hal yang masih menjadi PR sekarang adalah mengenai parkir dan tata kelola parkir serta taksi. Sudah dipastikan tidak boleh ada kendaraan umum massal seperti angkot maupun bus masuk ke sana. Kemungkinan hanya menyediakan shuttle tetapi itu pun belum final,” ujarnya.

Pesawat dari Bandara Husein nanti bisa terbang ke Denpasar, Balikpapan, Medan, Pontianak, Makassar, Batam, Padang dan Pekanbaru. Delapan destinasi itu sudah pasti

Berdampak positif

Pengamat ekonomi dari Universitas Pasundan Bandung, Acuviarta Kartabi, mengatakan, rencana pembukaan delapan rute penerbangan di Bandara Husein Sastranegara bakal berdampak positif. Menurutnya, dengan delapan rute itu, akses masyarakat dari berbagai kota ke Bandung bakal lebih optimal.

Selama Bandara Husein Sastranegara beroperasi terbatas, banyak warga yang ingin ke Bandung harus mendarat di Jakarta lebih dulu. Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan dari Jakarta ke Bandung dengan kereta api, kereta cepat Whoosh, atau jalur darat melalui jalan tol.

Menurut Acuviarta, banyak warga yang berkunjung ke Jabar via Bandung masih menggunakan kendaraan melalui jalan tol dari Jakarta. Akibatnya, seringkali terjadi kemacetan di jalur tol pada akhir pekan dan musim liburan.

“Saya baru saja mengalaminya pada Minggu kemarin. Dalam perjalanan dari Bandung ke Jakarta selama empat jam, kemacetannya hingga puluhan kilometer,” tuturnya.

Baca JugaBandung dan Bandara Husein Sastranegara, Ikatan yang Sulit Dipisahkan

Acuviarta berpendapat, kehadiran delapan rute tersebut memudahkan akses transportasi ke Bandung. Warga dari kota di delapan rute itu pun tidak perlu lagi mendarat di Jakarta saat hendak ke Bandung. Pertumbuhan ekonomi Kota Bandung juga dinilai akan terungkit dengan kebijakan tersebut.

Perekonomian Kota Bandung pada triwulan awal 2026 tumbuh sekitar 5,75 persen. Hal ini didorong sektor pariwisata yang menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp 3,05 triliun.

”Kota Bandung menjadi penghubung ke kawasan Bandung Raya yang menjadi salah satu pusat destinasi wisata nasional. Idealnya Bandara Husein diaktifkan kembali untuk penerbangan dari luar Jawa yang terdekat,” kata Acuviarta.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dindik Jatim Uji Kualitas Pendidikan Vokasi Lewat Kompetisi Berstandar Global
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ternyata Tiga Makanan Ini Bagus Buat Ginjal
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Rhodiola Rosea Manfaat Kesehatan Tentara Soviet yang Kini Terbukti Ilmiah
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Prediksi Skor dan Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2026, Selasa 7 Juli: Portugal vs Spanyol, AS vs Belgia, dan Argentina vs Mesir
• 49 menit laluharianfajar
thumb
Usai Peserta Tewas Tergencet Bus, Pemkot Depok Hentikan Sementara Wisata Keberagaman
• 7 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.