Piala Presiden yang Prestisius dan Catatan Kelam Cedera Parah Ole Romeny dan Pengaruhi Performa Timnas di Pra Piala Dunia 2026

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Piala Presiden 2026 kembali hadir dengan gengsi yang semakin tinggi. Untuk pertama kalinya, turnamen pramusim paling bergengsi di Indonesia menghadirkan tiga klub undangan dari Asia Tenggara, menjadikannya ajang pemanasan yang semakin kompetitif menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.

Turnamen akan berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026 dengan diikuti delapan peserta. Lima klub Indonesia yang ambil bagian adalah Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Arema FC, dan PSMS Medan.

Sementara tiga tim undangan berasal dari kawasan ASEAN, yakni Port F.C., DPMM FC, dan Tampines Rovers FC.

Seluruh peserta akan dibagi ke dalam dua grup yang masing-masing berisi empat tim. Sebanyak 16 pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat dan Stadion Gelora Bung Tomo.

Kehadiran Port FC kembali menjadi perhatian setelah klub asal Thailand tersebut sukses menjuarai Piala Presiden 2025. Sementara DPMM FC dan Tampines Rovers akan mencatatkan debut mereka di turnamen ini.

Sejak pertama kali digelar pada 2015, Piala Presiden berkembang menjadi ajang pramusim yang memiliki prestise tinggi. Selain menjadi persiapan menuju kompetisi resmi, turnamen ini juga menjadi panggung pembuktian kekuatan klub-klub Indonesia menghadapi lawan dari luar negeri.

Dalam sejarah penyelenggaraannya, Arema FC masih menjadi klub tersukses dengan empat gelar juara. Persib Bandung menjadi kampiun edisi perdana pada 2015, Persija Jakarta meraih trofi pada 2018, sedangkan Port FC menorehkan sejarah sebagai klub luar negeri pertama yang menjadi juara pada edisi 2025.

Cedera Ole Romeny Jadi Pelajaran Berharga

Di balik meningkatnya prestise turnamen, Piala Presiden juga menyisakan catatan yang kurang menyenangkan bagi Timnas Indonesia. Edisi 2025 menjadi momen yang sulit dilupakan setelah penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, mengalami cedera serius saat membela Oxford United F.C..

Ketika menghadapi Arema FC, Ole sempat mencetak gol sebelum mengalami cedera akibat tekel keras lawan. Insiden tersebut membuatnya mengalami patah tulang metatarsal dan harus menjalani operasi di Amsterdam.

“Kaki saya patah saat di Indonesia karena tendangan yang mematikan. Patah tulang metatarsal. Saya sudah pernah mengalaminya, tetapi untuk kali ini saya sampai harus operasi,” ujar Ole dalam wawancara dengan media Belanda.

Proses pemulihan memaksanya menepi selama beberapa bulan. Ole mengaku fokus utamanya saat itu adalah bisa kembali tepat waktu untuk memperkuat Timnas Indonesia.

“Saya menjalani operasi di Amsterdam dan menjalani rehabilitasi di sana. Saat itu saya hanya ingin sembuh pada Oktober, karena itu bersamaan dengan pertandingan paling penting di Timnas Indonesia,” ungkapnya.

Cedera tersebut sempat memengaruhi persiapan Timnas Indonesia menghadapi agenda internasional. Kehilangan salah satu penyerang utama membuat opsi lini depan Garuda berkurang pada masa-masa penting menuju lanjutan persiapan menuju putaran berikutnya di jalur menuju Piala Dunia.

Pengalaman Ole menjadi pengingat bahwa meski Piala Presiden memiliki nilai kompetitif dan prestise tinggi, aspek keselamatan pemain tetap harus menjadi perhatian utama. Turnamen pramusim diharapkan mampu menjadi ajang pemanasan yang berkualitas tanpa mengorbankan kondisi pemain yang nantinya menjadi tulang punggung klub maupun Timnas Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli di Jakarta: Insyaallah Dihadiri Prabowo
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Siswa Masuk Zonasi Ditolak, Marselinus: Disdik Palu Harus Evaluasi PPDB!
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Superbank (SUPA) Optimistis Momentum Kinerja Berlanjut, Ini Strateginya
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Kostrad Run 2026 Berlangsung Meriah, 10.000 Pelari Padati Monas
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Soal Penembakan Pilot AMA, DPR Usul TNI Bentuk Unit Khusus Jaga Bandara Perintis di Papua
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.