Agrinas Palma akan rekrut lebih dari 20 ribu pekerja kelola aset sawit

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menyatakan akan merekrut lebih dari 20 ribu pekerja untuk memperkuat pengelolaan aset perkebunan sawit yang diamanahkan pemerintah.

Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara Mohammad Abdul Ghani mengatakan kebutuhan tenaga kerja tersebut terdiri atas 1.844 karyawan pimpinan, sekitar 9.500 mandor, serta 11.000 pemanen.

"Kami merekrut 1.844 orang karyawan pimpinan, 9.500 orang mandor, dan 11.000 orang pemanen. Jadi lebih dari 20.000 orang," kata Abdul Ghani dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Senin.

Agrinas Palma Nusantara merupakan badan usaha milik negara (BUMN) yang mendapat mandat mengelola areal perkebunan hasil penertiban Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Menurut Abdul Ghani, perusahaan saat ini masih menyelesaikan pembentukan organisasi, setelah memperoleh penugasan mengelola aset perkebunan.

Untuk itu, ia menyebut pemenuhan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas sebelum peningkatan produktivitas dilakukan.

Ia mengatakan kebutuhan karyawan pimpinan atau manajemen ditargetkan terpenuhi pada Juli 2026, sedangkan perekrutan mandor dan pemanen akan diselesaikan paling lambat Agustus 2026.

"Agrinas bukan melakukan PHK, justru kami akan merekrut banyak pekerja, karena untuk meningkatkan produktivitas kami harus memastikan seluruh tanaman dikelola dengan baik," ujarnya.

Dia menambahkan perusahaan akan memprioritaskan tenaga kerja lokal untuk posisi mandor dan pemanen di masing-masing wilayah operasional.

Abdul Ghani mengatakan penambahan tenaga kerja tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas kebun.

Perusahaan menargetkan produksi tandan buah segar (TBS) terus meningkat hingga akhir tahun mencapai sekitar 5 juta ton atau 100 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026.

Berdasarkan paparan perusahaan, proyeksi produksi TBS meningkat dari 173 ribu ton pada Maret 2026 menjadi 302 ribu ton pada Juni 2026, dan diproyeksikan naik menjadi sekitar 549 ribu ton pada Agustus 2026 678 ribu ton pada Desember 2026.

Sementara itu, luas tanaman menghasilkan (TM) ditargetkan bertambah dari 444.133 hektare pada awal tahun menjadi sekitar 480.417 hektare pada akhir 2026.

Baca juga: Agrinas Palma ditugasi buka 400 ribu hektare kebun sawit baru

Baca juga: Agrinas Palma buat kemitraan untuk 130 ribu hektare kebun sawit rakyat


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Terima PM Singapura Lawrence Wong, RI-Singapura Bakal Teken 26 MoU
• 13 jam lalukatadata.co.id
thumb
Ketukan Polopalo Tandai Pembukaan Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Gorontalo
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Menlu RI dan Ketua MPR RI akan ke Iran Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei
• 50 menit lalukumparan.com
thumb
Suporter Norwegia Rayakan Kemenangan atas Brasil dengan Selebrasi Viking Row di Stadion New Jersey
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Dasco Pimpin Rakor Bahas Perpres Transportasi Online, Ada Mendagri-Menaker
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.