Jelang Kedatangan Narendra Modi PM India, Pemerintah Tanda Tangani MoU dengan IIMB

suarasurabaya.net
2 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Indian Institute of Management Bangalore (IIMB) untuk mendorong perkembangan pendidikan tinggi di Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari (KEK Singhasari), Malang.

Susiwijono Moegiarso Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian mengatakan penandatanganan MoU dilakukan untuk melengkapi kerja sama di bidang pendidikan tinggi di KEK Singhasari. Yang sebelumnya sudah bermitra dengan King’s College London, yang menyediakan program Master berkualitas tinggi di bidang MSc Digital Economies dan MA Digital Futures.

Penandatangan juga dilakukan menjelang kedatangan Narendra Modi PM India ke Indonesia pada 7 dan 8 Juli 2026.

“Jadi sesuai arahan Bapak Presiden, kita mengundang dan mengembangkan beberapa perguruan tinggi ternama di dunia untuk masuk ke Indonesia khususnya melalui kawasan ekonomi khusus. Beberapa minggu yang lalu juga juga mengundang Liverpool dan Imperial dari London,” kata Susi di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Susi menjelaskan sejauh ini di KEK Singhasari sudah bekerja sama dengan King’s College London (KCL) dan menawarkan Master of Science in Digital Economies dan Master of Arts in Digital Futures.

“Dan tadi pagi kita sudah rapat dengan LPDP, kita akan membuka program baru lagi dua di KEK Singhasari, yaitu adalah Digital Law untuk LL.M program ya. Kemudian satu lagi adalah Advance Cyber Security,” katanya.

Terkait kerja sama dengan India, pemerintah akan menyiapkan program baru, demi mendukung perkembangan sektor pendidikan khususnya di KEK Singhasari.

“Hari ini kita menyelenggarakan acara penandatanganan MoU antara KEK Singhasari yang selama ini bergerak di bidang pendidikan, kemudian digital, ekonomi digital. Sebagai penanda bahwa ini akan dimulai kerja sama antara KEK Singhasari dengan IIMB. Jadi IIIMB adalah Institute manajemen yang terbaik di India, dan di dunia ranking 28 untuk program bisnisnya,” katanya

Sementara itu, David Santoso CEO PT. Intelegensia Grahatama menjelaskan, KEK Singhasari berusaha mendatangkan pendidikan dengan taraf internasional.

“Untuk program formal degree itu akan dibuat non-competing. Jadi kalau satu universitas sudah membuat satu program, maka tidak akan ber tabrakan atau kompetisi dengan program yang lainnya. Sehingga kita inginkan ada non-competing environment yang ada di KEK Singhasari. Sehingga sifatnya akan saling melengkapi, termasuk dampaknya untuk perguruan Tinggi Nasional Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta,” jelasnya.

Sejauh ini, pengembangan KEK Singhasari sudah dilakukan dengan Muhammadiyah, Brawijaya dan pihak lainnya.

“Semoga dampaknya bisa dirasakan dan dalam waktu mendatang, juga akan kami undang beberapa institusi top dunia lainnya untuk masuk,” ujar David.

Sedangkan Jitamitra Desai Indian Institute of Management Bangalore Chair of Excellence & Professor mengatakan, pihaknya tengah menanti pembukaan kampus di wilayah KEK Singhasari.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang telah memberikan kepercayaan kepada IIMB. Kami sangat antusias menyambut peluncuran Kampus IIMB Singhasari dan berharap kerja sama ini dapat berlangsung lama, memberikan manfaat, serta membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi kedua belah pihak di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya.(lea/iss/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Agenda PM Modi di RI: Bertemu Prabowo-Mengunjungi Candi Prambanan
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Viral di Media Sosial, DPRD Surabaya Desak Penertiban Dugaan Pungli RT/RW di Sememi
• 3 jam laluberitajatim.com
thumb
Donald Trump Berterima Kasih kepada FIFA Usai Hukuman Balogun Dicabut
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
Apresiasi Penangkapan Pengendara Ninja di Jagakarsa, Sahroni: Arogansi di Jalan Bibit Premanisme
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Pemuda yang Minta Uang Bermodus Habis Bensin di Kelapa Gading Ditangkap, Dibawa ke Panti Sosial
• 10 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.