Apresiasi Penangkapan Pengendara Ninja di Jagakarsa, Sahroni: Arogansi di Jalan Bibit Premanisme

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengapresiasi polisi yang bergerak cepat menangkap pengendara Kawasaki Ninja berinisial FRS (37) yang memukul pemotor berinisial AA di Jalan Moch Kahfi II, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel).

"Saya apresiasi polisi yang gercep mengamankan pelaku sok jagoan ini. Tapi saya juga berharap jangan sampai masyarakat merasa harus memviralkan dulu sebuah kejadian baru kemudian mendapat keadilan," kata Sahroni dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (6/7/2026).

BACA JUGA: Pengendara Ninja yang Memukul Pemotor di Jagakarsa Ditangkap Polisi

Kepolisian menangkap pelaku berinisial FRS (37) yang memukul pengendara jalan dengan inisial AA di Lapangan Al Bainah, tepatnya di Jalan Moch Kahfi II, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (5/7/2026). ANTARA/HO-Polsek Jagakarsa.

Sahroni meminta pihak kepolisian berlaku tegas kepada pelaku. Dia khawatir pembiaran kejadian seperti ini bisa menumbuhkan budaya premanisme.

BACA JUGA: Menhut Raja Juli Baru Lapor Gratifikasi Suhardiman Amby Setelah KPK Lakukan OTT

"Setiap laporan kekerasan di jalan harus direspons cepat. Karena kalau tindakan arogan seperti ini dibiarkan, ini merupakan bibit yang lama-lama tumbuh menjadi budaya premanisme brutal," tuturnya.

Menurut dia, tindakan pelaku bahkan bisa berujung tindakan kriminal lainnya, karena pelaku sudah terbiasa mengintimidasi orang lain.

BACA JUGA: Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Laporkan 2 Orang Ini ke Bareskrim Polri

Sahroni tidak ingin sifat arogansi dan premanisme di jalanan seperti ini dibiarkan tumbuh di Indonesia dan terus menerus meresahkan masyarakat.

"Yang harus kita lawan itu mentalitas merasa paling berkuasa di jalan. Hari ini memukul orang, besok bisa saja mengancam dengan senjata atau melakukan tindakan kejahatan yang lebih ekstrem. Karena itu pelaku harus diproses sesuai hukum agar juga memberi efek jera bagi yang lain," kata Sahroni.

Sebelumnya, polisi menangkap pria berinisial FRS (37) yang memukul pemotor berinisial AA di Lapangan Al Bainah, tepatnya di Jalan Moch Kahfi II, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel).

Pelaku yang sebelumnya viral di media sosial, ditangkap pada Minggu, 5 Juli 2026, sekitar pukul 21.00 WIB.

"Unit Reskrim dan Intel Polsek Jagakarsa telah melakukan penangkapan terhadap pelaku pemukulan yang viral di media sosial," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi kepada wartawan di Jakarta, Senin (6/7/2026).

Kejadian itu bermula pada Sabtu (4/7) siang pukul 11.30 WIB. Saat itu, terjadi tindak pidana penganiayaan terhadap korban oleh seorang laki-laki yang tidak dikenal.

Pelaku diketahui mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja, memakai kaus berwarna biru keabuan, dan celana pendek berwarna krem.

Lalu, pelaku melancarkan tindakannya dengan cara memukul korban menggunakan tangan kosong, mengepal beberapa kali dan mengenai bagian rahang sebelah kiri, sehingga korban mengalami memar (bengkak) dan sakit pada bagian rahang sebelah kirinya.

Awalnya, korban merasa bagian belakang motornya ditabrak beberapa kali oleh sepeda motor yang dikendarai oleh pelaku.

Korban lantas menegur pelaku. Namun, bukannya meminta maaf, pelaku malah melakukan pemukulan terhadap korban.

Korban kemudian membuat laporan polisi dan segera ditindaklanjuti dengan penangkapan.

"Pelaku diamankan di depan Masjid Al-Wiqoyah oleh anggota yang saat itu sedang melakukan observasi kewilayahan, dan dibawa ke komando Polsek Jagakarsa," tutur Nurma.

Saat dilakukan penangkapan, pelaku menggunakan sepeda motor Kawasaki Ninja berwarna hijau, yang diduga merupakan kendaraan yang sama saat terjadinya pemukulan tersebut.

Setelah diamankan, pelaku langsung dibawa ke Polsek Jagakarsa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sampai dengan saat ini, motif pelaku melakukan pemukulan tersebut masih dalam proses pendalaman oleh Unit Reserse Kriminal Polsek Jagakarsa.(fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Reborn Rookie Tamat dengan Rekor Rating Tertinggi, The Husband Melejit di Episode 2
• 8 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Hukuman ditangguhkan, Folarin Balogun bisa main untuk AS lawan Belgia
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Dasco Buka Suara soal Unggah Ucapan Ulang Tahun ke Nadiem Makarim
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Nadiem Makarim Resmi Laporkan 4 Hakim ke Komisi Yudisial
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Komnas HAM: Krisis Sosial Politik di Masa Pemerintahan Baru Jadi Tantangan Utama pada 2025
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.