Kemendagri Minta Daerah Jaga Harga Pangan

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) mempertahankan tren penurunan Indeks Perkembangan Harga (IPH) dengan terus memperkuat pengendalian harga pangan.

Tomsi mengatakan, meski kondisi inflasi mulai membaik, daerah diminta tetap mewaspadai komoditas yang masih memicu kenaikan harga, terutama beras dan minyak goreng.

Advertisement

BACA JUGA: Harga Cabai Sentuh Rp 60 Ribu per Kg di Pasar Kemiri Muka Depok

"Yang kita lakukan sehari-hari adalah fokus makanan, minuman, dan tembakau. Tentunya kita tidak berpuas diri, tetap kita harus berusaha sekeras-kerasnya agar makanan, minuman, dan tembakau ini tidak terjadi kenaikan-kenaikan yang signifikan," kata Tomsi, saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang berlangsung secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan upaya pengendalian inflasi mulai membuahkan hasil. Hingga 3 Juli 2026, hanya delapan provinsi yang masih mengalami kenaikan IPH, satu provinsi relatif stabil, dan 29 provinsi lainnya tercatat mengalami penurunan.

Meski demikian, BPS mengingatkan masih terdapat sejumlah komoditas yang perlu mendapat perhatian. Beras dan minyak goreng tercatat memiliki level harga yang masih tinggi di berbagai daerah. Sementara itu, bawang putih mengalami inflasi sebesar 6,88 persen pada Juni 2026 akibat meningkatnya biaya impor yang dipengaruhi penguatan dolar AS terhadap rupiah. Di sisi lain, harga cabai merah, bawang merah, cabai rawit, daging ayam ras, dan telur ayam ras menunjukkan tren yang semakin membaik.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wilayah yang Masuk Musim Kemarau Terus Meluas, BMKG Ungkap Daerahnya
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Jelang Lawan Spanyol, Ronaldo Pastikan Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhirnya Bersama Portugal
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Teknologi Bola dan VAR di Piala Dunia FIFA 2026: Solusi Modern atau Sumber Malapetaka Baru?
• 13 jam laluerabaru.net
thumb
Sarana akses internet di hunian sementara Sekumur akan ditingkatkan
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Agrinas Dapat Tugas Buka 400.000 Hektare Kebun Sawit Baru
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.