Sektor Keuangan Menjadi Penyerap Terbesar Alumni Magang Nasional, Kemnaker Siapkan 150 Ribu Peserta pada 2026

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat sektor keuangan menjadi bidang yang paling banyak menyerap alumni Program Magang Nasional (MagangHub), dengan 23,4 persen peserta mendapatkan penawaran kerja berdasarkan data Program Magang Nasional 2025.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengatakan sektor keuangan menempati posisi teratas dalam penyerapan alumni dibandingkan sektor lainnya.

Ia mengungkapkan, "Peserta yang mendapatkan penawaran kerja berdasarkan sektor. Ini ada kita lihat ada finance, wholesale trade, kemudian manufaktur, health, akomodasi. Dan ini yang paling besar ini (sektor) finance, ya, di bidang keuangan."

Berdasarkan data Kemnaker, sektor perdagangan grosir (wholesale trade) berada di urutan kedua dengan tingkat penyerapan sebesar 17,9 persen.

Sektor manufaktur menempati posisi ketiga dengan penyerapan sebesar 16,5 persen.

Sektor kesehatan (health) berada di peringkat keempat dengan penyerapan sebesar 10,3 persen.

Sementara itu, sektor akomodasi berada di urutan kelima dengan tingkat penyerapan sebesar 5,2 persen.

Tingkat Penyerapan Alumni Magang Nasional

Secara keseluruhan, sebanyak 30 persen alumni Program Magang Nasional telah memperoleh penawaran kerja dari perusahaan tempat mereka menjalani magang selama enam bulan.

Afriansyah Noor mengatakan, "Dari data survei juga, anak-anak magang yang kita siapkan, itu rata-rata 30 persen (dari) mereka itu setelah magang, diterima di perusahaan tempat mereka bekerja."

Kemnaker juga mencatat sebanyak 34 persen alumni angkatan pertama belum memperoleh penawaran kerja, namun terdapat indikasi akan direkrut oleh perusahaan.

Sementara itu, sebanyak 36 persen alumni peserta tidak memperoleh penawaran kerja setelah program magang berakhir.

Kemnaker Targetkan 150 Ribu Peserta pada 2026

Untuk pelaksanaan Program Magang Nasional 2026 atau angkatan kedua, Kemnaker menargetkan sebanyak 150 ribu peserta yang akan dibagi ke dalam tiga periode (batch).

Pelaksanaan Program Magang Nasional 2026 akan difokuskan pada pemerataan sebaran wilayah pelaksanaan magang, pemerataan bidang magang, perluasan sasaran peserta yang lebih inklusif, pemberian sertifikasi kepada seluruh peserta, serta peningkatan monitoring dan evaluasi secara lebih baik dan komprehensif.

Afriansyah Noor mengatakan, "Perbaikan monitoring dan evaluasi yang kami lakukan, yaitu pemantauan sejak awal hingga selesai, evaluasi kualitas penyelenggaraan dan mentor, dan pelacakan hasil pasca program."

Kemnaker menetapkan kuota peserta pada batch pertama Program Magang Nasional 2026 sebanyak 50 ribu orang.

Pendaftaran batch pertama Program Magang Nasional 2026 dijadwalkan dibuka pada 15–28 Juli 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Slovakia: KTT NATO tak wajibkan anggota beri bantuan dana ke Ukraina
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Pansus Papua DPD Mulai Bekerja, Fokus Bahas Konflik Keamanan hingga PSN
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Enam Kecamatan di Banjar Masuk Zona Rawan Karhutla
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo: Indonesia-Singapura Sepakat Jaga Keamanan Selat Malaka
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Manufaktur RI Kontraksi, Bos Pengusaha Desak Pemerintah Lakukan Ini
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.