RI-Singapura Sepakat Jamin Keamanan Selat Malaka demi Kelancaran Perdagangan

katadata.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong menyampaikan komitmen bersama untuk menjaga Selat Malaka tetap aman, terbuka, dan dapat diakses oleh seluruh pengguna jalur pelayaran internasional.

Kesepahaman itu menjadi salah satu hasil pembahasan kedua pemimpin dalam pertemuan di Istana Merdeka Jakarta pada Senin (6/7). Kedua negara memandang jalur pelayaran tersebut harus tetap menjamin kebebasan navigasi bagi seluruh pengguna sekaligus menjadi kawasan yang aman bagi aktivitas perdagangan internasional.

“Indonesia dan Singapura adalah negara yang berbatasan langsung di Selat Malaka. Kita berkepentingan untuk menjaga Selat Malaka sebagai jalur pelayaran yang bebas bagi semua pihak,” kata Prabowo saat menyampaikan keterangan pers bersama Wong.

Prabowo mengatakan, Indonesia dan Singapura akan terus menjaga keamanan Selat Malaka dari berbagai ancaman, mulai dari perompakan, pencemaran, hingga kecelakaan pelayaran. Upaya tersebut dinilai penting karena Selat Malaka merupakan salah satu jalur pelayaran strategis bagi perdagangan dan rantai pasok global.

Prabowo juga menyampaikan Indonesia akan terus berkoordinasi dengan Malaysia dan Thailand sebagai negara pantai untuk pengelolaan Selat Malaka, sesuai ketentuan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982.

Melalui koordinasi tersebut, keempat negara berupaya menjamin jalur pelayaran internasional tetap terbuka, aman, dan dapat dilalui oleh seluruh kapal yang memiliki hak melintas sesuai hukum internasional.

“Kita harus memelihara keamanan dan perdamaian di selat tersebut, termasuk menjaga dari polusi, kecelakaan, serta perompakan. Hal ini merupakan kepentingan yang sangat vital bagi negara-negara di sekitar Selat Malaka,” ujarnya.

Keterangan serupa juga disampaikan oleh Lawrence Wong. Ia berpendapat, perkembangan situasi di Timur Tengah memberikan dampak terhadap kepentingan strategis negara-negara di sekitar Selat Malaka dan Selat Singapura.

Kondisi tersebut dinilai semakin memperbesar urgensi untuk menjaga keamanan jalur komunikasi laut yang menjadi penghubung perdagangan internasional.

“Presiden Prabowo dan saya sepakat bahwa kita akan bekerja sama dengan negara-negara pesisir lainnya untuk memastikan Selat Malaka dan Selat Singapura tetap aman, terbuka, dan dapat diakses oleh semua pihak,” kata Wong. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hari Kedua Pemakaman Ayatollah Khamenei, Mojtaba Tak Terlihat
• 8 jam laludetik.com
thumb
BMKG: Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah Seharian, Suhu Capai 33 Derajat
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Mandiri Jogja Marathon dorong belanja masyarakat DIY naik 7,4 persen
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Tiga Polisi Gugur saat Grebek Narkoba di Katingan Kalteng Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa
• 4 menit lalukompas.tv
thumb
Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Pelibatan Kantin Sekolah dalam Program MBG Masih Dibahas
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.