Insiden Ibu Hamil Tertembak dalam Kontak Senjata di Papua, Begini Kronologi Versi TNI

liputan6.com
23 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) buka suara insiden ibu hamil berinisial MD meninggal usai tertembak saat berada di dalam rumahnya di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. TNI menceritakan kronologi insiden tersebut.

Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas menuturkan, insiden tersebut berawal dari gangguan tembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di beberapa titik.

Advertisement

"Berdasarkan hasil pendalaman awal di lapangan, insiden terjadi saat adanya gangguan tembakan yang diduga dilakukan OPM dari beberapa titik," kata Nas kepada Liputan6.com, Senin (6/7/2026).

Saat itu, personel Satgas TNI yang berada di lokasi tidak melakukan tembakan balasan. Menurutnya, TNI terus mengutamakan keselamatan dan perlindungan terhadap masyarakat sipil.

Nas menyebut pihak KKB seringkali melakukan penembakan ke arah pos TNI. Bahkan, dalam insiden tersebut, Nas menyebut KKB menembaki pos TNI dari jarak di atas 900 meter dan melewati perkampungan.

"Mereka yang selalu mengganggu kita, selalu menembaki kita. Kita di pos diganggu mereka, diserang mereka. Itu pasukan kita lagi diam di dalam pos. Mereka nembaki dari jarak di atas 900 meter dan itu melewati perkampungan," ungkapnya.

Kemudian, Nas turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seorang ibu hamil berinisial MD tersebut.

"Perlu saya sampaikan bahwa TNI turut berduka cita atas meninggalnya warga sipil dalam peristiwa tersebut," kata dia.

Sementara itu, beredar sebuah video di sosial media yang menunjukan ada sekelompok orang mendatangi Markas TNI di Kabupaten Intan Jaya dengan membawa korban ibu hamil tersebut. Namun, Nas membantah adanya pengerahan massa ke Markas TNI.

"Tidak ada pengerahan massa ke markas TNI," ucapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cristiano Ronaldo Klarifikasi soal Pengumuman Pensiun Setelah Portugal Kalah dari Spanyol di Piala Dunia 2026
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Prabowo dan Modi Sepakat Pekuat Kerja Sama Keamanan dan Penanggulangan Terorisme
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
16 Angkot Tua Nekat Mengaspal di Bogor, Disemprot Cat dan Diberi Tanda Silang
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Awasi Begal hingga Pencurian, Ratusan CCTV Dipasang di Kota Medan
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
78,08 Juta Pelanggan Semester I 2026, Bogor Line Jadi Lintas KRL dengan Mobilitas Terbesar
• 7 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.