JAKARTA, KOMPAS.TV - Atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, mengklarifikasi pernyataannya usai meraih medali emas di World Climbing Series 2026 di Krakow, Polandia, pada Sabtu (4/7/2026) lalu.
Setelah meraih medali emas kejuaraan dunia panjat tebing, Desak Made mengaku mengalami kendala sebelum berangkat ke Polandia. Atlet kelahiran Buleleng itu menyebut pemerintah tidak mendukung kebarangkatan ke kejuaraan dunia panjat tebing.
Potongan wawancara Desak Made tersebut kemudian tersebar di media sosial. Warganet pun mempertanyakan komitmen pemerintah dalam mendukung atlet di cabang olahraga berprestasi.
Dalam unggahan di media sosial Instagram, Senin (6/7/2026), Desak Made mengaku pernyataannya tidak dimaksudkan sebagai kritik terhadap pihak tertentu.
"Melalui pernyataan tersebut, saya hanya ingin menunjukkan tekad dan semangat saya sebagai seorang atlet," kata Desak Made dalam unggahan di media sosia Instagram, Senin (6/7/2026).
"Saya percaya bahwa setiap tantangan harus dihadapi dengan pantang menyerah dan dijadikan motivasi untuk terus memberikan yang terbaik."
Baca Juga: Hasil Wimbledon 2026: Janice Tjen Terhenti di Babak Kedua Usai Kalah dari Daria Kasatkina
Lebih lanjut, perempuan yang meraih dua medali emas kejuaraan dunia secara beruntun tersebut mengatakan pemerintah tentu memberikan dukungan untuk atlet.
Desak Made menutup unggahannya dengan harapan agar kolaborasi terus dijaga demi mengembangkan prestasi olah raga Indonesia dan mengharumkan nama bangsa.
"Saya juga ingin menegaskan bahwa pemerintah tetap dan terus memberikan dukungan kepada kami sebagai atlet. Dukungan tersebut sangat berarti dalam perjalanan kami mengharumkan nama bangsa," kata Desak Made.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- desak made rita kusuma dewi
- desak made
- kejuaraan dunia panjat tebing
- desak made klarifikasi
- desak made tak didukung pemerintah





