Hadapi El Nino, BNPB Modifikasi Cuaca di Wilayah Prioritas

rctiplus.com
15 jam lalu
Cover Berita
Hadapi El Nino, BNPB Modifikasi Cuaca di Wilayah PrioritasNasional | okezone | Selasa, 7 Juli 2026 - 06:06Dengarkan Berita

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama kementerian/lembaga serta pemerintah daerah melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) di sejumlah wilayah prioritas. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi dampak fenomena El Nino dan musim kemarau 2026.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB, Abdul Muhari, mengatakan selain menangani kejadian yang sedang berlangsung, BNPB terus memperkuat langkah antisipatif terhadap potensi bencana yang diperkirakan meningkat akibat fenomena tersebut.

"Selain penanganan kejadian yang sedang berlangsung, BNPB terus memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi dampak fenomena El Nino dan musim kemarau tahun 2026 yang diprakirakan dapat meningkatkan risiko kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta krisis air bersih di sejumlah wilayah Indonesia," ujar Abdul Muhari, Senin (6/7/2026).

Baca Juga:Roy Suryo 'Sentil' Rismon Sianipar Gegara Ungkit Kasus Panci

Ia menjelaskan, berbagai langkah mitigasi telah disiapkan BNPB bersama kementerian/lembaga terkait dan pemerintah daerah. Upaya tersebut tidak hanya melalui operasi modifikasi cuaca, tetapi juga pembangunan infrastruktur pendukung serta penguatan kesiapsiagaan daerah.

"Berbagai upaya mitigasi telah dilakukan BNPB bersama kementerian/lembaga terkait dan pemerintah daerah, antara lain melalui pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah prioritas, pembangunan sumur bor, pemasangan jaringan perpipaan, pendistribusian bantuan air bersih, serta penguatan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi kering," lanjutnya.

Selain itu, BNPB mengimbau pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat sistem peringatan dini, memantau ketersediaan sumber air, serta mengoptimalkan langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Masyarakat juga diminta menggunakan air secara bijak, tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun, serta segera melaporkan potensi kebakaran maupun kondisi darurat kepada petugas terkait.

"Kesiapsiagaan, mitigasi, dan respons cepat seluruh unsur menjadi langkah penting dalam meminimalkan risiko serta dampak bencana selama periode musim kemarau dan potensi El Nino tahun 2026," ujarnya. 

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya: Defisit APBN Capai Rp196,5 Triliun di Semester I-2026
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dosen Universitas Muhammadiyah Bulukumba Tingkatkan Keterampilan PKK Pattapang, Olah Daun Eucalyptus Jadi Balsam Stick
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Sempat Tunda Listing Imbas Dinamika Pasar, JECX Pede Go Publik dengan Fundamental Kuat
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
10 Negara Ramai-ramai Larang Masuk 2 Menteri Garis Keras Israel
• 4 jam laludetik.com
thumb
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Teluk Wondama Papua Barat
• 13 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.