Hilang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Bantul, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas di Pesisir Kulon Progo

tvonenews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Bantul, tvOnenews.com - Operasi pencarian bocah berusia 8 tahun yang hilang setelah terseret ombak di Pantai Gua Cemara, Kabupaten Bantul berakhir duka. 

Korban bernama Muhammad Bara Rizki Wardana ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pesisir selatan Kabupaten Kulon Progo, Senin (6/7/2026). 

Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis mengatakan, jasad korban ditemukan pada hari kedua pencarian tepatnya pukul 16.20 WIB. 

Penemuan jasad korban berawal dari laporan warga yang melihat sesosok tubuh yang mengapung di air.

Kemudian, ia mengajak temannya untuk mengangkat tubuh korban ke tempat aman yang jauh dari air. Selanjutnya, mereka melaporkan temuan tersebut kepada petugas SAR dan posko gabungan setempat.

"Tim SAR Gabungan kemudian mengevakuasi jasad korban ke mobil ambulans. Selanjutnya, dilakukan proses identifikasi oleh tim Inafis Kulon Progo dan RSUD Wates," kata Rio. 

Dijelaskannya, insiden ini bermula pada Minggu (5/7/2026) siang. Berdasarkan keterangan yang dihimpun Basarnas, keluarga korban tiba di Pantai Gua Cemara Bantul sekitar pukul 12.00 WIB. 

Setibanya di pantai, korban bersama ayah dan adiknya bergegas mencari kepiting di sekitar pantai.

Setelah selesai, korban bermaksud untuk mencuci kaki dan tangannya di bibir pantai. Namun secara tiba-tiba, ombak datang dari arah samping kemudian menyeret tubuh korban beserta adiknya. 

Mengetahui kejadian tersebut, ayah korban lantas berusaha melakukan penyelamatan. Namun, sang ayah hanya berhasil menyelematkan adik korban.

Sementara, tubuh Muhammad Bara Rizki Wardana terseret arus dan dinyatakan hilang. 

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Pokdarwis, petugas MARNIT Kuwaru serta SAR Wilayah IV. Menerima laporan, tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian. 

"Proses pencarian korban di hari pertama belum membuahkan hasil sehingga dilanjutkan keesokan harinya," ucap Rio. 

Pada hari kedua pencarian ini, petugas SAR gabungan membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU) yang melakukan penyisiran melalui jalur darat, laut dan udara.

Rio menerangkan, SRU darat menyisir kawasan Pantai Pandansari hingga lokasi kejadian, serta dari lokasi kejadian menuju Pantai Cangkring.

Sementara, SRU laut melakukan penyisiran hingga kawasan Muara Progo menggunakan perahu jukung. Sedangkan, pemantauan udara menggunakan drone dilakukan di area sekitar lokasi kejadian, Muara Progo, dan Pantai Samas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pantai Anyer dan Cinangka Masih Jadi Primadona Wisatawan Jabodetabek
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
AP3KI Minta Surat Mendagri Diperpanjang Demi Menyelamatkan PPPK & P3K PW
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
23 Tahun Terkini.id, Kapolsek Arungkeke Harapkan Tetap Jadi Pelita Informasi Tepercaya di Jeneponto
• 17 jam laluterkini.id
thumb
Sembilan Polisi Tewas dalam Serangan Militan di Pakistan Barat Daya
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ciri Kepribadian Orang yang Suka Warna Hijau
• 14 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.