Cristiano Ronaldo akhirnya menutup lembaran kariernya di turnamen Piala Dunia setelah Portugal tersingkir di babak 16 besar. Kekalahan tipis 1-0 atas Spanyol di Arlington, Texas, Selasa (7/7) dini hari memastikan sang megabintang harus angkat koper lebih awal meski telah berjuang maksimal hingga menit terakhir.
Laga yang berlangsung di Dallas Stadium tersebut berakhir dengan dramatis setelah Mikel Merino mencetak gol kemenangan bagi Spanyol pada menit pertama masa tambahan waktu babak kedua. Selepas peluit panjang dibunyikan, kamera menangkap momen pilu saat Ronaldo menyeka air mata sambil memberikan apresiasi kepada para pendukung yang hadir di stadion.
Kekalahan ini menjadi akhir dari perjalanan panjang pemain berusia 41 tahun tersebut di kompetisi sepak bola paling bergengsi sejagat. Meski tampil dalam 27 pertandingan sepanjang sejarah partisipasinya, trofi emas Piala Dunia tetap menjadi satu-satunya pencapaian yang belum mampu ia raih dalam koleksi prestasinya. Ronaldo hanya bisa membawa Portugal ke semifinal pada 2006.
Masa Depan Ronaldo di Timnas PortugalMenanggapi hasil pahit tersebut, Ronaldo menegaskan bahwa ia tidak memiliki penyesalan atas dedikasi yang telah ia berikan selama turnamen berlangsung. Ia mengaku sedih, namun tetap berdiri dengan kepala tegak.
“Saya sedih harus meninggalkan Piala Dunia dengan cara seperti ini,” ujar Ronaldo usai pertandingan, seperti dilansir FIFA.
“Seperti yang saya katakan kemarin, saya telah memberikan segalanya, dan saya pergi dengan rasa sadar. Itu adalah bagian dari kehidupan seorang pesepak bola. Anda harus terus melangkah.”
Ketika ditanya mengenai masa depannya di tim nasional Portugal, Ronaldo memilih untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan. Ia menyatakan, “Ini memang Piala Dunia terakhir saya, ya. Namun untuk sisanya, masih ada waktu untuk berpikir, berkumpul bersama keluarga, dan tidak membuat keputusan saat emosi masih meluap-luap.”





