jpnn.com, KENDARI - Anggota MPR dari Kelompok DPD Daerah Pemilihan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Dr. H. Mz. Amirul Tamim menegaskan Sultra merupakan daerah yang kaya akan sumber daya alam (SDA), mulai dari nikel, aspal, hingga potensi wisata bahari Wakatobi.
Namun, menurutnya, kekayaan alam tersebut tidak akan selamanya tersedia apabila terus dieksploitasi.
BACA JUGA: Atasi Kecurangan SPMB, Wakil Ketua MPR Dorong Perbaikan Sistem dan Budaya Integritas
Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus menjadi prioritas utama agar mampu menjadi kekuatan sejati sekaligus fondasi pembangunan dan masa depan Sulawesi Tenggara.
Pernyataan tersebut disampaikan Amirul Tamim saat membuka Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR Tingkat Provinsi Sultra 2026 yang berlangsung di Kendari, Senin (6/7).
BACA JUGA: Ketukan Polopalo Tandai Pembukaan Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Gorontalo
Amirul Tamim menyampaikan upaya membangun kualitas manusia di Sulawesi Tenggara menunjukkan tren yang semakin positif.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Sultra telah berada pada kategori tinggi.
BACA JUGA: MPR Gelar LCC 4 Pilar MPR di Bali, SMKN 1 Amlapura Raih Juara Provinsi
Pada 2025, IPM Sultra mencapai angka 74,25, meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Capaian tersebut mencerminkan peningkatan kualitas masyarakat pada aspek kesehatan, pendidikan, dan standar hidup yang layak.
"Peningkatan kualitas SDM ini menjadi modal penting dalam menyongsong bonus demografi," kata Amirul Tamim dalam keterangannya, Selasa (7/7).
Dia mengingatkan generasi muda adalah motor penggerak, navigator, sekaligus pilar utama dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.
"Kalian adalah para pemikir sekaligus calon pemimpin yang akan membawa Indonesia menuju masa depan," ujar Amirul Tamim.
Amirul Tamim mengungkapkan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya.
Oleh sebab itu, generasi muda harus membekali diri dengan kecerdasan, kreativitas, daya saing, serta mental yang tangguh.
Menurut Amirul Tamim, kesuksesan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari karakter yang kuat, kepedulian sosial, kejujuran, semangat persatuan dan kesatuan, serta komitmen untuk membangun bangsa menuju Indonesia yang maju dan berdaulat.
"LCC Empat Pilar MPR RI bukan sekadar kompetisi untuk mencari pemenang, tetapi menjadi wahana menginternalisasi nilai-nilai Empat Pilar MPR RI sebagai fondasi keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pelajari maknanya, pahami esensinya, dan jadikan nilai-nilai tersebut sebagai kompas moral dalam setiap langkah kehidupan," tutup Amirul Tamim.
Prosesi pembukaan LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Sultra ditandai dengan pemukulan gong oleh Amirul Tamim yang didampingi para tamu undangan.
Pembukaan kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan Tari Empat Etnis Sulawesi Tenggara yang dibawakan Sanggar Art Sulawesi Tenggara.
Tarian tersebut menggambarkan harmoni dan persatuan empat etnis besar di Sulawesi Tenggara, yakni Tolaki, Muna, Moronene, dan Buton.
Dibawakan lima penari dengan gerakan dinamis yang berpadu dengan irama musik yang energik, pertunjukan tersebut berhasil membangkitkan semangat para peserta LCC Empat Pilar MPR RI beserta para guru pendamping.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Inspektur Sekretariat Jenderal MPR Anies Mayangsari Muninggar, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara Hj. Suhaeny, S.Pd., M.Pd. yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, guru pendamping, serta peserta LCC Empat Pilar MPR.
LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara diikuti sembilan sekolah tingkat SMA/MA, yakni SMAN Raha, SMAN 1 Mawasangka, SMAN 1 Kendari, SMAN 4 Kendari, MAN Insan Cendekia Kendari, SMAN 1 Wawotobi, SMAN 1 Pasarwajo, SMAN 1 Baubau, dan SMAN 2 Konawe Selatan. (mrk/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... LCC 4 Pilar MPR RI Tingkat Bali Diikuti 9 Finalis, Siti Fauziah Dorong Pelajar Raih Prestasi
Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi




