Liputan6.com, Jakarta - Amir, warga di Jalan Kayu Mas Utara Rt 011/Rw 03 Pulo Gadung, Jakarta Timur (Jaktim) menceritakan awal mula dugaan jalan amblas yang berada tepat di depan rumahnya.
Menurut dia, awalnya diduga dikarenakan adanya alat berat (beko) berukuran besar atau alat berat untuk pengerukan kali. Sebelum amblas, kata Amir, sempat terjadi retakan-retakan terlebih dahulu.
Advertisement
"Kejadiannya itu waktu itu ada pengurukan kali. Pengurukan kali itu ada beko, beko ukuran XL itu. Jadi pas beberapa bulan dia disini, terjadi retak-retak kecil," ujar Amir kepada Liputan6.com, Senin 6 Juli 2026.
Dia mengatakan, beko tersebut datang sebelum Ramadan sekitar bulan Februari atau Maret 2026.
"Sebelum puasa dia (beko) udah datang. Sampai puasa itu udah mulai retak, terus sama pak RW itu disuruh berhenti gitu, jangan kerja lagi," kata Amir.
Beko pun akhirnya tak lagi beroperasi untuk mengeruk kali dan digantikan dengan alat berat yang lebih kecil. Kemudian, lanjut Amir, usai beko tak lagi beroperasi, jalan yang retak itu amblas.
"Setelah (beko) pergi, jalan itu udah mulai retak. Nah beberapa hari itu hujan, terus tiba-tiba ambruk sendiri gitu, pas banget abis Lebaran," ucap dia.




