Apakah Spanyol Favorit Juara?

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Reaksi berbeda ditunjukkan pemain Timnas Spanyol, Pedro Porro (12), dan pemain Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo (7), setelah Spanyol mengalahkan Portugal di babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Arlington, Texas, Amerika Serikat, Senin (6/7/2026) atau Selasa (7/7/2026) WIB. (Sumber: AP Photo/Ashley Landis)

Oleh: Martian Damanik, Wakil Pemimpin Redaksi KompasTV

Semua membicarakan kehebatan Prancis, kuatnya Inggris, atau kejutan Norwegia. Lupa kalau Cristiano Ronaldo dan Portugal dipulangkan Spanyol.

Tim Matador Raja Eropa yang seolah luput dari pembicaraan, sudah menjejakkan kaki di 8 besar. Setelah ditahan Cabo Verde 0-0 di awal penyisihan grup, trend Spanyol adalah menang, termasuk mengalahkan Portugal 1-0 di 16 besar.

Sepertinya tim Luis De La Fuente kurang dapat sorotan media, apalagi sang bintang, Lamine Yamal, kurang fit saat tiba di Piala Dunia 2026. Belum ada gol tercipta dari kaki atau kepala Yamal, jauh dari Mbappe, Haaland, Messi atau Kane yang sudah cetak 7 dan 6 gol.

Tapi kekuatan Spanyol memang ada di kerja sama tim dan sistem permainan yang dibangun De La Fuente. Yamal tidak fit, ada Mikel Oyarzabal, winger Real Sociedad yang diplot jadi striker. Tidak sepopuler Yamal apalagi Mbappe, tapi sudah cetak 4 gol di turnamen ini.

"Mikel adalah pemain dengan intelegensia tinggi itu bisa dilihat di lapangan. Dia salah satu striker terbaik yang selalu membuka ruang, sangat sedikit pemain yang bisa menerjemahkan strategi di lapangan," ujar De La Fuente.

Spanyol memang dilanda krisis bertipe striker tradisional atau target man. Tak ada lagi yang bertipe Emilio Butragueno, Julio Salinas, Fernando Morientes, Fernando Torres, David Villa atau Alvaro Morata. Hebatnya, Spanyol tetap tajam.

Pada Piala Eropa 2012, Spanyol juara ketika itu, saat Fernando Torres cedera dan David Villa tidak fit, pelatih Vicente Del Bosque menjadikan gelandang Cesc Fabregas jadi striker yang dikenal dengan istilah False Nine. Strategi ini bikin striker jadi lebih sering buka ruang dan bukan lagi target man.

"Sepak bola adalah permainan tim, setiap pemain tidak terkecuali harus melayani tim," kata Del Bosque.

Spanyol, sejak ditangani pelatih De La Fuente, menjadi tim yang sulit dikalahkan. Teamwork nomor satu, dengan tetap memakai gaya tiki taka Barcelona yang mengandalkan possession, tetapi lebih cepat dan mengontrol lini tengah.

Penulis : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Piala Dunia 2026
  • Spanyol
  • Cristiano Ronaldo
  • Portugal
  • Mikel Merino
  • Portugal vs Spanyol
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mendikdasmen Ungkap 3 Poin Pembahasan MBG Usai Bertemu BGN
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Selain PSM Makassar, Sayuri Bersaudara Berpeluang Gabung Persebaya Surabaya atau Persija Jakarta: Faktor Bernardo Tavares dan Shin Tae-yong Jadi Magnet
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Waspadai Penipuan, OJK Yakin Data Sensus Ekonomi 2026 Terjamin
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Batu Bara Sejumlah PLTU, Kerugian Negara Rp 5 Triliun
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Trade for Glory 2026 Digelar, Dorong Aktivitas Trading Aset Kripto di Tengah Euforia Pesta Bola
• 13 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.