VIVA – Cristiano Ronaldo dipastikan mengakhiri kariernya tanpa meraih trofi Piala Dunia, gagal menyamai pencapaian rivalnya, Lionel Messi. Namun, ada satu hal yang akan sulit dipecahkan oleh La Pulga.
Pada Selasa (7/7/2026) dini hari tadi WIB, Portugal harus mengemas kopernya dan meninggalkan Piala Dunia 2026. Selecao das Quinas takluk dengan skor tipis 0-1 dari Spanyol di AT&T Stadium, Arlington akibat gol Mikel Merino.
Gol telat gelandang Arsenal itu tak hanya memulangkan Portugal melainkan mengakhiri karier Ronaldo tanpa gelar Piala Dunia. Dia sudah mengonfirmasi bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi yang terakhir untuknya.
“Itu menjadi Piala Dunia terakhir saya, ya. Namun, kini saya akan memiliki waktu untuk berpikir, bertahan bersama keluarga dan melanjutkan hidup,” tandas Ronaldo, seperti dilansir dari Fox Sports.
- REUTERS/Hannah Mckay
Ronaldo belum memastikan bahwa dirinya akan pensiun dari Portugal. Yang jelas, dia tidak akan hadir pada Piala Dunia edisi berikutnya, pada 2030, ketika Portugal menjadi salah satu tuan rumahnya.
Dengan keputusan ini, maka Ronaldo gagal menyamai pencapaian rival bebuyutannya, Lionel Messi. Sebab, La Pulga telah sukses merengkuh gelar juara Piala Dunia pada 2022 lalu bersama Argentina.
Messi pun masih bisa memburu gelar keduanya di Piala Dunia kali ini. Albiceleste masih bersaing di Piala Dunia 2026 dengan akan menghadapi Mesir pada Selasa (7/7/2026) malam nanti WIB.
Meskipun begitu, ada sedikit kemenangan untuk Ronaldo dalam hal rekor. Sang megabintang setidaknya memegang beberapa rekor yang kemungkinan takkan dipecahkan Messi karena sangat sulit untuk diwujudkan.
Satu di antaranya adalah Ronaldo menjadi pencetak gol tertua di fase gugur Piala Dunia sepanjang masa. Dia mengukirnya setelah membantu Portugal mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada babak 32 besar lalu.
CR7 menyelesaikan penalti untuk membantu Selecao das Quinas bangkit. Namun, kemenangan ditentukan oleh tandukan Goncalo Ramos.
Dia mengukirnya pada usia 41 tahun, melewati rekor mantan rekan setimnya, Pepe, yang mengukirnya pada usia 39 tahun dan sembilan bulan. Sebelumnya, Pepe mencetak rekor pemain tertua yang mengukir gol di fase gugur ketika membantu Portugal menang telak dengan skor 6-1 atas Swiss pada 2022 lalu.





