Jakarta (ANTARA) - Seorang pria diduga pencuri telepon seluler (ponsel) milik seorang jamaah yang tengah tertidur di dalam masjid di Duren Sawit, Jakarta Timur (Jaktim), berhasil ditangkap.
"Iya, pelaku yang diduga mencuri ponsel jamaah ditangkap," kata Kapolsek Duren Sawit Kompol Sutikno saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Sementara itu, Pengurus DKM Masjid Darun Ni'mah Surya Cahyantono mengatakan pria berusia sekitar 40 tahun tersebut diserahkan kepada petugas kepolisian sektor (Polsek) Duren Sawit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sebelumnya, peristiwa pencurian itu terekam kamera pengawas (CCTV) masjid dan sempat menjadi perhatian pengurus. Dalam rekaman tersebut terlihat seorang pria mengenakan kaus biru dan celana abu-abu memasuki area masjid.
Pria tersebut sempat berjalan menuju pintu keluar masjid dan meninggalkan ruangan. Namun beberapa saat kemudian, dia kembali masuk ke dalam masjid.
Setelah memastikan situasi di sekitar aman, pria itu mendekati jamaah yang masih tertidur dan mengambil telepon seluler milik korban sebelum meninggalkan lokasi.
"Orang yang bersangkutan ini sebelumnya ada jamaah kami yang sedang tidur di masjid pada waktu dhuha. Memang sering terlihat di masjid, karena mungkin habis jaga malam, lalu paginya beristirahat. Saat waktu dzuhur, jamaah tersebut melapor kepada kami bahwa handphone (ponsel) miliknya hilang ketika ia tertidur," papar Surya.
Baca juga: Kunci ganda gagalkan pencurian sepeda motor di Jaktim
Menurut dia, korban mengakui ponsel yang hilang itu merupakan sebuah iPhone. Setelah melakukan pengecekan rekaman CCTV, pengurus masjid memperoleh gambaran jelas mengenai sosok yang diduga sebagai pelaku.
"Iya, benar itu dirinya. Di awal, dia sempat mengatakan bukan dirinya, tetapi setelah diperlihatkan rekaman CCTV, akhirnya mengaku," tutur Surya.
Pria yang diamankan itu pun diketahui merupakan warga Pulo Jahe. Terduga pelaku sempat membantah telah melakukan pencurian.
Kemudian, setelah diperlihatkan rekaman CCTV, pria itu akhirnya mengakui perbuatannya dan menyebutkan jika telepon seluler hasil curian tersebut telah dijual.
"Saya masuk karena dia lagi tidur. Handphone-nya saya tidak tahu merknya, sudah dijual. Tadi saya ke sini mau buang air besar, disuruh masuk dulu," ungkap pria yang diamankan tersebut.
Baca juga: Kronologi Polda Metro Jaya gagalkan pengiriman motor curian ke Jambi
Baca juga: Polisi tangkap dua pelaku pencurian motor di Duren Sawit Jaktim
"Iya, pelaku yang diduga mencuri ponsel jamaah ditangkap," kata Kapolsek Duren Sawit Kompol Sutikno saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Sementara itu, Pengurus DKM Masjid Darun Ni'mah Surya Cahyantono mengatakan pria berusia sekitar 40 tahun tersebut diserahkan kepada petugas kepolisian sektor (Polsek) Duren Sawit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sebelumnya, peristiwa pencurian itu terekam kamera pengawas (CCTV) masjid dan sempat menjadi perhatian pengurus. Dalam rekaman tersebut terlihat seorang pria mengenakan kaus biru dan celana abu-abu memasuki area masjid.
Pria tersebut sempat berjalan menuju pintu keluar masjid dan meninggalkan ruangan. Namun beberapa saat kemudian, dia kembali masuk ke dalam masjid.
Setelah memastikan situasi di sekitar aman, pria itu mendekati jamaah yang masih tertidur dan mengambil telepon seluler milik korban sebelum meninggalkan lokasi.
"Orang yang bersangkutan ini sebelumnya ada jamaah kami yang sedang tidur di masjid pada waktu dhuha. Memang sering terlihat di masjid, karena mungkin habis jaga malam, lalu paginya beristirahat. Saat waktu dzuhur, jamaah tersebut melapor kepada kami bahwa handphone (ponsel) miliknya hilang ketika ia tertidur," papar Surya.
Baca juga: Kunci ganda gagalkan pencurian sepeda motor di Jaktim
Menurut dia, korban mengakui ponsel yang hilang itu merupakan sebuah iPhone. Setelah melakukan pengecekan rekaman CCTV, pengurus masjid memperoleh gambaran jelas mengenai sosok yang diduga sebagai pelaku.
"Iya, benar itu dirinya. Di awal, dia sempat mengatakan bukan dirinya, tetapi setelah diperlihatkan rekaman CCTV, akhirnya mengaku," tutur Surya.
Pria yang diamankan itu pun diketahui merupakan warga Pulo Jahe. Terduga pelaku sempat membantah telah melakukan pencurian.
Kemudian, setelah diperlihatkan rekaman CCTV, pria itu akhirnya mengakui perbuatannya dan menyebutkan jika telepon seluler hasil curian tersebut telah dijual.
"Saya masuk karena dia lagi tidur. Handphone-nya saya tidak tahu merknya, sudah dijual. Tadi saya ke sini mau buang air besar, disuruh masuk dulu," ungkap pria yang diamankan tersebut.
Baca juga: Kronologi Polda Metro Jaya gagalkan pengiriman motor curian ke Jambi
Baca juga: Polisi tangkap dua pelaku pencurian motor di Duren Sawit Jaktim





