jpnn.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan dua orang saksi dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan untuk wilayah Jawa Timur. Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (7/7).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa dua saksi yang dipanggil adalah Billy Haryanto, seorang wiraswasta, dan Andrew Mauristna Hadi, staf pada Biro Layanan Pengadaan dan Pengelolaan Barang Milik Negara (LPPBMN) Sekretariat Jenderal Kemenhub. Keduanya akan dimintai keterangan untuk melengkapi berkas perkara yang sedang didalami penyidik.
BACA JUGA: KPK Terima Audiensi BGN, Bahas Perbaikan Tata Kelola MBG
"Saksi dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan jalur kereta api di lingkungan DJKA untuk wilayah Jawa Timur," ujar Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Selasa.
Billy Haryanto, yang dikenal dengan nama Billy Beras, bukan pertama kali dipanggil KPK dalam kasus ini. Pengusaha beras asal Sragen tersebut sebelumnya telah beberapa kali diperiksa sebagai saksi, termasuk untuk kasus proyek rel di wilayah Medan pada November 2025 dan kembali untuk kasus Jawa Timur pada September 2025. Namanya mencuat dalam dakwaan mantan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah, Putu Sumarjaya, di mana Billy disebut turut menerima aliran uang sebesar Rp 3,2 miliar.
BACA JUGA: Kapolri Naikkan Pangkat 3 Polisi Gugur dalam Operasi Narkoba di Katingan
Kasus dugaan korupsi di lingkungan DJKA Kemenhub ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada April 2023. Dalam perkembangannya, KPK telah menetapkan puluhan tersangka, termasuk anggota Komisi V DPR periode 2019-2024 Sudewo yang juga merupakan Bupati Pati nonaktif, serta dua perusahaan sebagai tersangka korporasi.
KPK mendalami dugaan pengaturan lelang, plotting paket untuk kontraktor tertentu, serta pengumpulan fee proyek yang diduga disalurkan kepada sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Perhubungan.
BACA JUGA: Banyak Kepala Daerah Kena OTT KPK, DPR Ungkit Evaluasi Rekrutmen Calon Pemimpin
Proyek-proyek yang menjadi sorotan mencakup pembangunan jalur kereta api ganda Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso, pembangunan jalur kereta api di Makassar, proyek konstruksi dan supervisi di Lampegan Cianjur, serta proyek perbaikan perlintasan di Jawa dan Sumatera. Dugaan penyimpangan mencakup rekayasa proses pengadaan mulai dari tahap administrasi hingga penetapan pemenang tender. (tan/jpnn)
Video Terpopuler Hari ini:
BACA ARTIKEL LAINNYA... Tempat Khusus Suhardiman Amby di Kuansing Ini Digeledah KPK
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga




