EtIndonesia.com Pada 6 Juli 2026 pagi, Bendungan Waduk Liulan (六藍水庫) di Kota Hengzhou (dahulu Kabupaten Hengxian), Guangxi, Tiongkok jebol. Video dari lokasi menunjukkan sebagian bendungan runtuh sehingga air waduk meluap deras dan menerjang kawasan permukiman di hilir. Seorang warga mengeluhkan, “Satu desa hampir habis.”
Menurut laporan New Tang Dynasty (NTD), dalam video yang beredar terdengar warga berteriak:
“Bendungannya jebol! Bendungannya jebol!”
“Banjir! Banjir!”
Rekaman video memperlihatkan tanggul waduk runtuh dan gelombang air bah mengalir deras ke bawah. Tepat di kaki bendungan terdapat kawasan permukiman sehingga situasi dinilai sangat berbahaya.
7月6日,廣西横县六蓝水库溃坝,災情嚴峻。 pic.twitter.com/imrME1Ukq7
— ying tang (@yingtan04410735) July 6, 2026Seorang warga dalam video mengatakan: “Ah, bendungan Waduk Liulan sudah roboh. Satu desa hampir habis.”
Lahan pertanian dan rumah-rumah di bawah bendungan dilaporkan terendam. Di beberapa ruas jalan, air telah menenggelamkan lantai dasar bangunan. Sejumlah kendaraan terseret arus, sementara sebagian warga terpaksa naik ke atap rumah untuk menyelamatkan diri.
7月6日,廣西横县六蓝水库溃坝,災情嚴峻。 pic.twitter.com/imrME1Ukq7
— ying tang (@yingtan04410735) July 6, 2026Di media sosial Tiongkok, banyak pengguna membagikan video dan informasi mengenai peristiwa tersebut.
Beberapa unggahan warga antara lain menyebutkan:
“Bendungan waduk jebol!”
“Di grup keluarga juga sudah beredar videonya. Air sudah meluap melewati tanggul, bendungannya benar-benar tidak mampu menahan lagi.”
7月6日,廣西横县六蓝水库溃坝,災情嚴峻。 pic.twitter.com/e0jCFd3YWS
— ying tang (@yingtan04410735) July 6, 2026Seorang warga lainnya menulis: “Rumah kami semuanya kebanjiran. Lokasi di Desa Dengwei, Kecamatan Yunbiao, Kota Hengzhou, Guangxi. Kondisinya benar-benar parah. Hujan masih terus turun. Anggota keluarga hanya bisa bertahan di lantai atas. Sekarang listrik dan air bersih sudah padam, makanan juga hampir tidak ada.”
Unggahan lain berbunyi: “Pelimpah waduk jebol. Di daerah Yunbiao yang lebih rendah, air sudah mencapai lantai dua dan masih terus naik! Semoga semakin banyak orang mengetahui keadaan ini. Di desa masih banyak kakek-nenek yang tinggal sendirian.”
Menurut petugas Pos Layanan Waduk Liulan yang diwawancarai media Yicai (第一財經), bendungan mengalami dua titik keruntuhan, sehingga sejumlah besar air waduk mengalir deras ke wilayah hilir.
Sekitar lebih dari 300 warga dan petugas di sekitar waduk telah dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi sebagai langkah penyelamatan. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa.
Petugas juga mengungkapkan bahwa kawasan waduk kini mengalami pemadaman listrik, sementara sinyal komunikasi terputus-putus, sehingga hubungan dengan dunia luar menjadi sangat sulit.
oleh Luo Tingting/ Wen Hui





