Prabowo & PM India Modi Sepakat Garap Baja hingga Magnet Tanah Jarang

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Perdana Menteri India Narendra Modi mengungkapkan India dan Indonesia sepakat memperkuat kerja sama rantai pasok mineral kritis dan industri baja dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/7).

Modi mengatakan penguatan rantai pasok teknologi menjadi salah satu fokus kerja sama kedua negara di tengah meningkatnya kebutuhan global terhadap bahan baku strategis.

"Di era sekarang, ketahanan rantai pasok teknologi sangatlah penting. Perjanjian penting juga telah dibuat untuk memperkuat rantai pasok di bidang mineral kritis dan baja," kata Modi dalam pernyataan bersama usai pertemuan bilateral.

Kedua negara juga mendorong terbentuknya kemitraan baru di sektor manufaktur berbasis mineral strategis.

"Kemitraan baru antara perusahaan-perusahaan kita dalam bidang baja tahan karat (stainless steel) dan magnet tanah jarang (rare earth magnet) juga sedang dimulai," ujarnya.

Selain kerja sama di sektor industri, Modi menyebut India dan Indonesia juga memperluas kolaborasi di bidang teknologi, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), telekomunikasi, dan infrastruktur publik digital.

Menurut Modi, kedua negara telah menandatangani kesepakatan untuk memperdalam kerja sama teknologi sekaligus memperkuat ekosistem startup. India juga akan membuka kampus Indian Institute of Management Bangalore di Indonesia guna mendukung pengembangan sumber daya manusia di kawasan ASEAN.

Dalam sektor pertahanan dan maritim, India dan Indonesia juga sepakat meningkatkan pertukaran di bidang pertahanan, manajemen bencana, serta kerja sama industri. Kedua negara juga akan memperkuat kolaborasi antarpenjaga pantai untuk mendukung keamanan dan keselamatan maritim di Samudra Hindia.

Modi mengatakan hubungan India dan Indonesia kini memasuki babak baru sejak kedua negara membentuk Kemitraan Strategis Komprehensif pada 2018.

"Saya yakin mulai hari ini, sebuah babak emas dalam kemitraan India-Indonesia akan dimulai. Babak emas ini akan memberikan dampak positif yang sangat besar bagi dunia di abad ke-21, serta bagi seluruh umat manusia," tuturnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nadiem Makarim Jangan Senang Dulu! Dasco Klarifikasi Ucapan Ultah yang Bikin Heboh
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Sisa Makanan Ini Bisa Jadi Pupuk Alami untuk Tanaman
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Warga Toraja Keluhkan Antrean Panjang di SPBU
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Ketika Guru Berlibur Menjadi Investasi bagi Masa Depan Pendidikan
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Geledah Kantor dan Rumah Tersangka Kasus Korupsi Kuansing, Ini yang Ditemukan
• 2 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.