Bikin Macet Jakarta, Pak Ogah di Jalan Protokol DKI Akan Ditertibkan

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Dia berharap, langkah ini dapat membuat Jakarta menjadi lebih nyaman.

Bikin Macet Jakarta, Pak Ogah di Jalan Protokol DKI Akan Ditertibkan

IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perintah khusus kepada Dinas Perhubungan (Dishub) agar menertibkan juru parkir liar atau 'Pak Ogah' di Jalan protokol Ibu Kota. Kehadiran Pak Ogah tersebut selama ini kerap menjadi pemicu kemacetan di Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Pramono ketika meresmikan Selter Ojol Thamrin-Bundaran HI di Wisma Kosgoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/7).

Baca Juga:
Pramono Klaim Jakarta Kini Ungguli Washington DC dan Abu Dhabi dalam Peringkat Kota Global

"Saya juga meminta kepada Dinas Perhubungan untuk tempat-tempat jalan-jalan protokol yang ada Pak ogah-nya ditertibkan, karena saya kepingin Jakarta menjadi lebih rapi semuanya," kata Pramono, Selasa (7/7/2026).

Penertiban pak Ogah nantinya akan dilaksanakan bersama dengan Polda Metro Jaya. Dia pun berharap, langkah ini dapat membuat Jakarta menjadi lebih nyaman.

Baca Juga:
OJK Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Jakarta Lewat Program PED

"Ditangani oleh Dinas Perhubungan dan juga tentunya dengan Polda Metro Jaya untuk lalu lintasnya. Mudah-mudahan membuat Jakarta lebih nyaman, lebih aman, lebih bisa dinikmati," katanya.

Baca Juga:
DKI Jakarta Sumbang 38 Persen Transaksi QRIS Nasional, 153 Pasar Sudah Gunakan Pembayaran Digital

Adapun, selter salah satu aplikator Ojol ini diharapkan bisa memperkuat integrasi transportasi publik sekaligus mengurangi kemacetan akibat aktivitas antarjemput ojek daring yang selama ini kerap memakan badan jalan.

"Tujuan dihadirkannya shelter ini adalah untuk menertibkan aktivitas antarjemput sehingga lebih memudahkan masyarakat yang menggunakan Grab maupun layanan lainnya," kata dia.

Menurutnya, pembenahan sistem transportasi di Jakarta tidak hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan konektivitas dan kemitraan dengan pelaku usaha transportasi. 

"Saya berharap shelter seperti ini tidak hanya ada di sini, tetapi juga di lokasi lain dan dapat dijaga serta dirawat dengan baik. Penataan transportasi di Jakarta tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur, tetapi juga membutuhkan konektivitas dan kerja sama dengan para pelaku usaha," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fadli Zon sebut kegiatan ziarah di Gunung Kawi bagian tradisi lama
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Akhirnya! Penerbangan Langsung Bali-Wakatobi Resmi Dibuka, Wagub Sultra Bicara Potensi Dunia
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Ekonom Ungkap Lima Kunci Pertumbuhan Korporasi Berkualitas
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Prabowo Dukung India Bangun Institut Manajemen hingga Teknologi di Indonesia
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Prabowo Tetapkan LGBTQ Masuk Ancaman Nonmiliter setara Terorisme hingga Judol, Usulan RUU Pidana Direspons DPR
• 15 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.