Pramono Resmikan Gedung PW Muslimat NU DKI di Utan Kayu

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Gedung Sekretariat Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) DKI Jakarta di Jalan Kayu Manis, Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (7/7).

Dalam sambutannya, Pramono mengaku sempat terkejut saat pertama kali mengunjungi kantor PW Muslimat NU DKI Jakarta pada 2 Oktober 2025 lalu. Menurutnya, ukuran kantor tersebut belum sebanding dengan besarnya peran organisasi Muslimat NU di Jakarta.

“Saya masih ingat ketika pertama kali ke sini tanggal 2 Oktober, saya sampai dalam hati, ini kantor Muslimat kok sekecil ini,” kata Pramono disambut tawa hadirin.

Ia kemudian berjanji akan membantu pembangunan gedung baru dengan syarat organisasi tersebut menyediakan lahannya.

“Kalau Ibu punya tanah, nanti saya bangunkan (gedung). Bapak-Ibu cari tempat tanah dulu. Jangan tanah kami yang ini (cari). Nanti kami yang membangunkan kantornya,” ujar Pramono yang disambut tepuk tangan hadirin.

Pramono kembali menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap menanggung pembangunan gedung, sementara penyediaan lahan menjadi tanggung jawab PW Muslimat NU.

“Tanahnya terserah, kami bagian bangunkan (gedung),” ucapnya.

Menurut Pramono, dukungan tersebut diberikan karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Muslimat NU memiliki semangat yang sama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok kurang mampu.

Dalam kesempatan itu, Pramono memaparkan sejumlah program yang telah dijalankan Pemprov DKI, mulai dari pemberian beasiswa KJP bagi siswa SD hingga SMA dan KJMU bagi mahasiswa, penambahan sekolah swasta gratis, hingga program pemutihan ijazah.

Pramono mengatakan, sebagian besar sekolah swasta yang digratiskan merupakan sekolah di bawah naungan NU karena banyak melayani masyarakat.

Pemutihan Ijazah

Selain itu, Pramono menyebut program pemutihan ijazah paling banyak dirasakan oleh lulusan madrasah. Hingga saat ini, sekitar 2.600 ijazah telah ditebus Pemprov DKI dan diserahkan kepada para pemiliknya yang sebelumnya tidak mampu mengambil ijazah.

Pramono juga mengapresiasi kontribusi Muslimat NU dalam berbagai program kemasyarakatan di tingkat akar rumput.

Menurutnya, banyak kader Muslimat NU yang berperan sebagai kader PKK, Dasawisma, hingga juru pemantau jentik (Jumantik), sehingga turut mendukung berbagai program pemerintah.

“Boleh dikatakan tanpa disadari kaki tangan utama Pemerintah DKI Jakarta salah satunya sebenarnya Muslimat,” katanya.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut ikut berkontribusi terhadap penurunan jumlah RW kumuh di Jakarta.

Karena besarnya kontribusi tersebut, Pramono kembali menegaskan komitmennya untuk membantu pembangunan kantor baru bagi PW Muslimat NU apabila lahan telah tersedia.

“Kalau Ibu minta kepada gubernur gedung kantor, sebenarnya enggak salah. Saya akan mendukung untuk itu. Tetapi sekali lagi, tanahnya Ibu yang menyiapkan. Kalau tanahnya (sudah) disiapkan, nanti segera kami bangunkan (gedung),” tuturnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Terima Audiensi Kepala BGN: Bahas soal Pengawasan Program
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Lagu Bupati Purwakarta Disorot, Ini 5 Rekomendasi Komnas Perempuan
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Wali Kota Tidore Siap Mundur Buntut Ricuh ASN di Tidore gegara Efisiensi Anggaran
• 19 menit lalurctiplus.com
thumb
Roberto Martinez Mundur Usai Portugal Gugur dari Piala Dunia 2026
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Alasan Hakim Kabulkan Sebagian Praperadilan Roy Suryo
• 2 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.