Jakarta, VIVA – Clash of Champions (CoC) tengah menjadi perbincangan di media sosial. Bukan semata karena persaingan para mahasiswa berprestasi, melainkan setelah Ruangguru memutuskan mencoret salah satu peserta Season 3, Ghaza Muhammad Al-Ghifari.
Keputusan tersebut diambil setelah penyelenggara melakukan penelusuran atas informasi yang beredar terkait dugaan kasus pelecehan seksual yang menyeret nama peserta tersebut.
Kasus tersebut membuat banyak masyarakat yang sebelumnya belum mengikuti program ini mulai mencari tahu apa itu Clash of Champions. Kompetisi tersebut memang dikenal sebagai salah satu ajang akademik bergengsi yang mempertemukan mahasiswa-mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mengadu kemampuan intelektual, logika, dan strategi.
Clash of Champions merupakan kompetisi akademik yang diselenggarakan oleh Ruangguru. Program ini menghadirkan mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi untuk mengikuti serangkaian tantangan yang menguji kemampuan berpikir kritis, analisis, logika, strategi, hingga pemecahan masalah.
Berbeda dengan kompetisi akademik konvensional, Clash of Champions tidak hanya mengandalkan kemampuan menghafal materi. Para peserta juga dituntut mampu mengambil keputusan dalam waktu singkat, bekerja sama dengan peserta lain, serta menyelesaikan berbagai tantangan yang dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir secara komprehensif.
Karena konsep tersebut, Clash of Champions berhasil menarik perhatian masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa yang tertarik dengan dunia akademik.
Siapa Saja Peserta Clash of Champions?
Salah satu daya tarik Clash of Champions adalah proses seleksi pesertanya. Program ini diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dengan latar belakang prestasi yang beragam.
Banyak peserta memiliki pengalaman menjuarai kompetisi nasional maupun internasional, aktif dalam organisasi, hingga memiliki rekam jejak akademik yang baik. Hal itu membuat Clash of Champions dikenal sebagai ajang yang mempertemukan mahasiswa-mahasiswa unggulan dari berbagai bidang ilmu.
Selain kompetisi, program ini juga menjadi ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan penyelesaian masalah dalam berbagai tantangan yang diberikan.
Mengapa Clash of Champions Jadi Sorotan?
Nama Clash of Champions belakangan ramai diperbincangkan setelah salah satu peserta Season 3, Ghaza Muhammad Al-Ghifari, dicoret dari kompetisi.





