Pemerintah Indonesia dan India Dorong Implementasi Pembayaran QR untuk Transaksi Lintas Batas

suarasurabaya.net
4 jam lalu
Cover Berita

Prabowo Subianto Presiden RI dan Narendra Modi Perdana Menteri India sepakat mendorong implementasi sistem pembayaran lintas batas berbasis kode respons cepat (QR) di Indonesia dan India.

Dengan begitu, diharapkan kode pembayaran QR Indonesia (QRIS) bisa digunakan untuk bertransaksi di India.

Sebaliknya, kode QR dari ekosistem pembayaran digital India, Unified Payments Interface (UPI) bisa digunakan di Indonesia.

Komitmen tersebut disampaikan Presiden, siang hari ini, Selasa (7/7/2026), dalam keterangan bersama, selepas pertemuan bilateral dengan Modi, di Istana Merdeka, Jakarta.

Menurut Prabowo, integrasi sistem pembayaran berbasis QR bisa mempermudah transaksi lintas negara sekaligus memperkuat ketahanan sektor keuangan kedua negara.

“Guna memperkuat kerja sama sektor keuangan, kami menyambut baik kemajuan pembahasan sistem pembayaran lintas batas berbasis QR antara Indonesia dan India,” ujarnya.

Terkait itu, PM India menyambut baik kemajuan pembahasan integrasi sistem pembayaran QR antara Indonesia dan India.

Modi menilai, langkah tersebut akan mempermudah transaksi lintas negara sekaligus mendorong peningkatan aktivitas ekonomi.

“Kami sangat senang bahwa UPI dari India akan diintegrasikan dengan sistem pembayaran di Indonesia. Hal tersebut akan mendorong kemudahan berbisnis dan kemudahan pariwisata,” katanya.

Pada kesempatan itu, kedua pemimpin negara juga membahas berbagai upaya untuk meningkatkan perdagangan bilateral, termasuk percepatan pembahasan Indonesia-India Trade Agreement, serta peninjauan peningkatan (upgrading) ASEAN-India Trade in Goods Agreement.

Kemudian, kedua negara juga mendorong kerja sama di bidang ketahanan energi melalui pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya, pertukaran teknologi, serta peningkatan kapasitas di bidang teknologi nuklir.

Sekadar informasi, sejak menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1951, Indonesia dan India terus membangun kemitraan sebagai dua negara demokrasi besar di kawasan Asia.

Berdasarkan data Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, total nilai perdagangan Indonesia-India periode Januari sampai April 2026 mencapai 7,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp142 triliun. (rid/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026, Sektor Pertanian Jadi Penerima Terbesar
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
Susunan pemain Portugal vs Spanyol: Felix starter, La Roja tak berubah
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Ruang Digital Jadi Alat Perluas Eksistensi Budaya Indonesia
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bagaimana Bisa Sekelas Anggota Kongres AS Sebut Orang Palestina Aslinya Saudi, Publik pun Geram
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Viral UAS Dihalangi Oknum di Kutai Barat, KNPI Riau: Mari Kita Rawat NKRI dengan Damai
• 11 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.