Tarik Ulur, Pengontrak di Surabaya Sempat Minta Rp 60 Juta ke Pembeli Rumah

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Pengontrak sebuah rumah di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), yang enggan pindah padahal hunian tersebut sudah laku dijual, sempat memprotes nilai kompensasi sebesar Rp5 juta. Seorang perempuan muda dari pihak pengontrak menilai uang Rp5 juta tidak cukup untuk menyewa rumah baru.

Lantaran tidak kunjung menemui titik temu, proses mediasi antara pengontrak dan pemilik rumah sampai harus melibatkan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji (Cak Ji). Di sisi lain terungkap fakta bahwa pihak pengontrak tidak pernah membayar uang sewa selama menempati rumah tersebut selama tiga generasi.

"Yo nggak isok! Mbok pikir gampang ta omah ngono iku? Limang juta dadi opo? Tanah gak cukup limang juta, kontrak gak cukup," teriak perempuan muda berkaus putih tersebut dengan nada tinggi dalam video yang dilansir detikJatim, Selasa (7/7/2026).

Baca juga: Viral Pengontrak di Surabaya Tak Mau Pindah Saat Rumah Sudah Dibeli

Saking sengitnya penolakan tersebut, aksi saling sahut dan umpatan kepada pemilik rumah sempat terus berlanjut. Hingga akhirnya, Cak Ji mengetok keputusan final bahwa rumah harus dikosongkan dalam waktu satu bulan dengan kompensasi yang tetap berada di angka Rp5 juta.

Rumah itu sendiri sebenarnya sudah dibeli oleh seorang pria bernama Bambang sejak tahun 2014, dan anaknya telah mengantongi sertifikat resmi sejak 2018. Namun, saat diminta pindah secara baik-baik, pihak pengontrak justru sempat menuntut ganti rugi fantastis sebesar Rp60 juta per kepala sebagai syarat untuk angkat kaki.

"Saya diminta ganti rugi Rp60 juta per kepala. Beliau (penyewa) juga sebenarnya sudah tahu kalau tanahnya sudah dibeli bapak saya sejak 2014," ujar anak Bambang.

Pemilik rumah tentu keberatan dan menilai tuntutan dari pengontrak tersebut sama sekali tidak memiliki dasar hukum. Setelah mediasi yang berjalan alot, pihak pengontrak akhirnya terpaksa menerima keputusan dan diberi batas waktu satu bulan ke depan untuk segera mengosongkan rumah.

Baca selengkapnya di sini.




(dek/imk)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
JakLingko di Jakarta Masih Dihantui Sopir Ugal-ugalan dan Armada Bergerombol
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Usai 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal, Pemerintah Revisi Konsep Pelatihan 
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Oleh Soleh: Penyebaran LGBT Perlu Perhatian Serius dalam Ketahanan Nasional
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Makeup Selena Gomez di Pernikahan Taylor Swift
• 16 jam lalubeautynesia.id
thumb
Isu Dugaan Pesugihan Gunung Kawi Kembali Viral, Ini Kata Fadli Zon
• 1 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.