Jalan Assirot di Perbatasan Jaksel Ambles, ternyata Sudah Berulang Kali Sejak 2023

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat menyebut Jalan Assirot di perbatasan Jakarta Selatan dan Jakarta Barat sudah beberapa kali ambles sejak beberapa tahun lalu.

"Saya sendiri kurang tahu penyebabnya. Tapi memang sudah berapa kali ya, tiga kali apa empat kali ini dari tahun 2023," kata Kasatpel Suku Dinas SDA Kecamatan Kebon Jeruk, Prapto, kepada wartawan saat dihubungi, Selasa (7/7/2026).

Baca juga: Jalan Assirot di Kebayoran Lama Jaksel Ambles, Diduga akibat Besi Gorong-gorong Keropos

"Memang sering ambles di situ, tapi lokasinya pindah-pindah. Masih di kawasan Jalan Assirot," sambung dia.

Saat ini, titik jalan yang ambles sudah diperbaiki.

Namun, untuk memetakan penyebab longsor, Dinas SDA akan mendalaminya.

Mengingat, persis dibawah lubang jalan yang ambles tersebut, terdapat kabel listrik bertegangan tinggi yang sangat berbahaya jika pengerjaannya dilakukan tidak hati-hati.

"Karena kalau memang (kabel) terkelupas, luar biasa (dampak yang ditimbulkan)," jelas dia.

Sebelumnya diberitakan, Jalan Assirot, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, ambles, Sabtu (4/7/2026).

Seorang warga setempat, Slamet (57), mengatakan, awalnya permukaan jalan hanya mengalami cekungan kecil yang masih bisa dilalui kendaraan.

Namun, tak lama kemudian, jalan tersebut tiba-tiba ambles.

Baca juga: Jalan Assirot Jaksel Ambles gara-gara Saluran Keropos dan Galian Utilitas, Perbaikan Dimulai

"Waktu itu bunyi kletok-kletok-kletok, terus tahu-tahu roboh. Kecil sih, tapi kan bawahnya sudah kerowok (berongga),” kata Slamet ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa.

Beruntung, tidak ada pengendara maupun pejalan kaki yang menjadi korban akibat amblesnya jalan tersebut.

Setelah kejadian, warga langsung melaporkannya kepada ketua RT setempat.

Mereka juga memasang pembatas jalan dan pot bunga untuk menutup area yang ambles demi mencegah kecelakaan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Akibat kerusakan itu, ruas jalan yang semula dapat dilalui dua kendaraan kini hanya bisa digunakan di satu sisi.

Arus lalu lintas pun diberlakukan sistem buka tutup.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MKGR Bakal Mubeslub, Nama Wihaji Mencuat Kandidat Ketum Gantikan Adies Kadir
• 20 jam laludetik.com
thumb
Komisi IX Desak Usut Tuntas Kasus Dokter PPDS Meninggal Diduga Dibully
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Ngaku Awalnya Tak Tahu Arti Wasit Beri Kartu Merah ke Pemain AS Balogun
• 12 jam laludetik.com
thumb
Selamat Jalan Ayatollah Ali Khamenei
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polisi Buru Otak Sindikat Pengganjal ATM di Penjaringan
• 22 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.