Kepercayaan Publik Naik, Polri Harus Terus Berbenah

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Ketua Umum Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri periode 2026–2031, AH. Bimo Suryono menilai meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri harus menjadi motivasi untuk terus memperkuat profesionalisme dan pelayanan masyarakat. 

Menurut dia, upaya pembenahan yang dilakukan Polri mulai mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Diharapkan, Polri terus meningkatkan profesionalisme dalam memberi pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :
Polri Tetapkan 32 Tersangka Kasus Terkait Haji, Ada 3.550 Korban dan Kerugian Rp 116, 7 Miliar
Bukan Tenggelam! Kompolnas Sebut 3 Polisi Gugur Saat Penggerebekan Bandar Sabu di Kalteng Dibunuh

“Kepercayaan rakyat adalah kehormatan tertinggi bagi institusi Polri. Hasil survei Litbang Kompas bukan sekadar angka statistik, tetapi cerminan harapan masyarakat agar Polri terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Bimo pada Selasa, 7 Juli 2026.

Survei Litbang Kompas yang dilaksanakan pada 9-18 April 2026 terhadap 1.200 responden di 38 provinsi, menunjukkan 71,5% masyarakat memberikan persepsi positif terhadap kinerja Polri. Sebanyak 82,4% responden meyakini kinerja Polri akan semakin baik pada masa mendatang.

Survei tersebut mencatat skor profesionalitas pelayanan Polri meningkat dari 7,76 menjadi 8,37, sementara tingkat kepuasan masyarakat naik dari 65,1% menjadi 67,6%.

Namun, Bimo mengingatkan peningkatan kepercayaan publik tidak boleh membuat institusi Polri berpuas diri. Menurutnya, hasil survei juga menjadi pengingat agar reformasi kelembagaan, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan integritas terus dilakukan secara berkelanjutan.

Dibalik capaian tersebut, lanjut Bimo, terdapat pengabdian besar para anggota Polri yang setiap hari menghadapi berbagai risiko dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan menegakkan hukum.

Untuk itu, ia menegaskan pengabdian serta pengorbanan para anggota Bhayangkara yang gugur saat menjalankan tugas tidak boleh dilupakan.

Ia menyinggung gugurnya tiga anggota Polri saat operasi pemberantasan tindak pidana narkotika di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, yakni Aiptu Yudhie Perdana Putra, Aiptu Sumaryanto, dan Bripda Nopandri Ramadhana.

“Dibalik meningkatnya kepercayaan publik kepada Polri, ada pengabdian yang luar biasa dari para Bhayangkara. Bahkan, tidak sedikit harus mengorbankan nyawanya demi memberantas kejahatan dan melindungi masyarakat. Pengabdian seperti inilah yang sesungguhnya membangun kepercayaan rakyat kepada institusi Polri,” tegas dia.

Atas peristiwa tersebut, Bimo menyampaikan belasungkawa kepada keluarga ketiga anggota Polri yang gugur serta mendorong agar negara memberikan penghargaan atas jasa dan pengorbanan mereka.

Baca Juga :
Polemik Indeks Persepsi Polri Dinilai Merendahkan Kebijakan Prabowo
Kakorlantas Polri: Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Utama Tugas Polantas
Boni Hargens: Kepercayaan Publik Terhadap Polri Adalah Aset Negara yang Tak Ternilai

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Raksasa Elektronik LG Cetak Rekor Laba Rp18,66 Triliun pada Kuartal II-2026
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Menanti Nasib WIKA, WSKT, INAF: 3 Emiten BUMN Terancam Delisting dari Lantai BEI
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Rekrutmen Kemenkes Juli 2026 Dibuka untuk 8 Posisi, Ini Persyaratannya
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Semen Indonesia catat penjualan 15 juta ton hingga Mei 2026
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
[FULL] - Prosesi Pemakaman Ali Khamenei, Pizaro Gozali Bahas Dinamika Timur Tengah | SAPA MALAM
• 20 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.