Temui Dubes Arab Saudi, Kowani Perkuat Diplomasi Perempuan Indonesia

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Kongres Wanita Indonesia (Kowani) terus memperkuat diplomasi perempuan di tingkat internasional. Ketua Umum Kowani, Yenny Wahid, memimpin delegasi organisasi dalam memenuhi undangan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Republik Indonesia, His Excellency Faisal Abdullah Al Amudi, pada jamuan makan siang di Kediaman Resmi Duta Besar Arab Saudi di kawasan Menteng, Jakarta.

Sekitar 40 delegasi Kowani yang terdiri atas jajaran Dewan Pimpinan dan para Ketua Organisasi Anggota turut hadir dalam pertemuan tersebut. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara organisasi perempuan Indonesia dan Arab Saudi serta membuka peluang kerja sama di berbagai bidang, khususnya pemberdayaan perempuan.

Pertemuan ini memiliki makna tersendiri karena menjadi salah satu kesempatan langka di mana Kediaman Resmi Duta Besar Arab Saudi menerima delegasi perempuan Indonesia dalam jumlah besar. Momentum tersebut mencerminkan semakin eratnya hubungan kedua negara serta komitmen bersama untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan dan diplomasi.

Dalam sambutannya, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, H.E. Faisal Abdullah Al Amudi, menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Kowani.

“Selamat kepada sahabat saya, Sister Yenny Wahid. Kami telah menjalin persahabatan sejak lama, jauh sebelum beliau terpilih menjadi Ketua Umum Kowani,” ujar H.E. Faisal Abdullah Al Amudi.

Ia juga menegaskan harapannya agar pertemuan tersebut menjadi awal dari semakin eratnya kerja sama strategis antara Indonesia dan Arab Saudi, khususnya dalam mendorong kemajuan dan pemberdayaan perempuan.

Menanggapi sambutan tersebut, Yenny Wahid menyampaikan apresiasi atas kehormatan yang diberikan kepada Kowani.

“Terima kasih atas sambutan yang begitu hangat, my brother. Ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi Kowani. Sebagai organisasi perempuan tertua dan terbesar di Indonesia—bahkan telah berdiri sebelum Republik Indonesia lahir—kami merasa sangat dihargai dengan sambutan yang luar biasa ini. Kami berharap pertemuan ini menjadi awal dari semakin eratnya kemitraan antara gerakan perempuan Indonesia dan Arab Saudi,” ujar Yenny.

Lulusan Universitas Harvard tersebut juga menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai transformasi yang dilakukan Arab Saudi dalam memperluas partisipasi perempuan di berbagai sektor.

“Kami menghargai berbagai langkah pembaruan yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi dalam memperkuat peran perempuan. Ke depan, kami berharap akan semakin banyak kolaborasi yang dapat dibangun antara perempuan Indonesia dan perempuan Arab Saudi untuk memperkuat diplomasi people-to-people sekaligus menciptakan manfaat nyata bagi kedua bangsa,” lanjutnya.

Yenny menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar kunjungan kehormatan, melainkan langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih konkret di bidang pemberdayaan perempuan, kepemimpinan, pendidikan, kewirausahaan, kegiatan sosial, serta pertukaran pengalaman antarorganisasi perempuan kedua negara.

Di bawah kepemimpinan barunya, Kowani berkomitmen untuk memperluas jejaring internasional, memperkuat diplomasi perempuan Indonesia, dan mengembangkan berbagai program kolaboratif yang memberikan dampak nyata bagi perempuan, keluarga, dan masyarakat, sekaligus memperkokoh hubungan persahabatan antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi.

Kowani merupakan federasi organisasi perempuan tingkat nasional yang berdiri pada tahun 1928. Sebagai organisasi perempuan tertua dan terbesar di Indonesia, Kowani menghimpun lebih dari seratus organisasi perempuan nasional dan berkomitmen memperjuangkan hak, martabat, pemberdayaan, serta peningkatan kualitas hidup perempuan Indonesia melalui kerja sama, advokasi, dan penguatan kepemimpinan perempuan di tingkat nasional maupun internasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dasco Kumpulkan Menteri di DPR, Bahas Keputusan yang Dinantikan Ojol
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Anak menagih perlindungan
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Bahlil Sebut India Minat Masuk Investasi Migas di Indonesia
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Indonesia dan India Sepakati Penguatan Suara Global South dan Dukungan Penyelesaian Konflik Secara Damai
• 3 jam lalupantau.com
thumb
"Di Balik Langit Gaza: Persistensi dr Yumna" Jalankan Tur Empat Kota
• 6 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.