SURABAYA, iNews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyampaikan permohonan maaf resmi atas insiden kericuhan yang mewarnai konser gratis Denny Caknan pada Minggu (5/7/2026) malam. Kericuhan dalam acara soft launching Creative Hub Expo Center (SUBEC) tersebut mengakibatkan sejumlah petugas keamanan terluka parah hingga mengalami patah tulang.
Permintaan maaf tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, melalui akun media sosial resminya. “Kami (Pemkot Surabaya) menyesalkan insiden robohnya pintu gerbang akibat amukan massa penonton yang memaksa masuk ke lokasi acara,” tulis Armuji.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan, evaluasi total akan dilakukan atas insiden tersebut sekaligus mencari tahu penyebab pasti mengapa alur massa bisa tidak terkendali.
Eri Cahyadi juga memastikan bahwa sebagian besar korban yang sempat dilarikan ke RSUD Dr Mohamad Soewandhie saat ini sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.
Baca Juga:3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak HukumMeski demikian, masih ada korban yang harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat mengalami cedera parah saat insiden saling dorong tersebut terjadi.
"Korban yang dirawat di Rumah Sakit Soewandhie sebagian besar sudah pulang. Namun, saat ini masih ada dua orang yang harus menjalani rawat inap karena mengalami patah tulang, sehingga harus dilakukan tindakan operasi," ujar Eri Cahyadi.
Pemkot Surabaya juga berjanji akan menanggung seluruh biaya perawatan para korban dan menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi ketat dalam menggelar acara hiburan massal ke depan.
Sebelumnya, konser musik panggung hiburan rakyat yang menghadirkan penyanyi campursari Denny Caknan di Surabaya berujung ricuh. Ribuan penonton yang tidak bisa masuk nekat merangsek dan menjebol pintu pagar pembatas hingga menyebabkan sejumlah orang terluka.
Aksi nekat ribuan penonton ini sempat terekam kamera dan videonya viral di berbagai platform media sosial. Kericuhan bermula saat petugas terpaksa menutup pintu pagar utama lantaran kapasitas di dalam area venue dilaporkan sudah penuh sesak (overcapacity).
Baca Juga:Usai Terjaring OTT, Bupati Cilacap Nonaktif Tempuh Jalur PraperadilanTak terima tertahan di luar, massa penonton yang telanjur membeludak terus memaksa masuk. Aksi saling dorong antara penonton dengan petugas keamanan pun tidak terhindarkan hingga akhirnya pintu pagar besi jebol diamuk massa.
Antusiasme warga Surabaya memang luar biasa tinggi lantaran konser yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ini digratiskan untuk umum. Acara ini diselenggarakan dalam rangka soft launching Creative Hub Surabaya Expo Center.
#jatim




