Jakarta, tvOnenews.com - WBO (World Boxing Organization) telah resmi memerintahkan Dmitry Bivol untuk berduel dengan Callum Smith di duel perebutan gelar juara dunia di kelas berat ringan.
WBO memerintahkan Dmitry Bivol (25-1, 12 KO) selaku juara kelas berat ringan terpadu untuk memulai negosiasi menghadapi pemegang gelar interim WBO sekaligus penantang wajib nomor satu, Callum Smith (31-2, 22 KO).
Presiden WBO, Gustavo Olivieri juga telah memberikan waktu hanya 20 hari kepada kedua belah pihak untuk mencapai kesepakatan.
"Komite Kejuaraan Dunia WBO secara resmi telah memerintahkan dimulainya negosiasi untuk perebutan gelar juara dunia kelas berat ringan WBO antara juara dunia WBO Dmitry Bivol dan juara interim WBO Callum Smith," cuit Gustavo Olivieri, di akun X pribadinya.
"Sesuai dengan peraturan WBO dan kebijakan lama kami yang hanya mengakui satu juara di setiap divisi, tujuan dari pertarungan wajib perebutan gelar ini adalah untuk memenuhi kewajiban pertahanan gelar wajib sekaligus mengakhiri status gelar interim," jelasnya.
"Kedua pihak memiliki waktu dua puluh (20) hari untuk mencapai kesepakatan. Jika gagal, proses lelang hak promotor (purse bid) dapat diperintahkan." tambah pernyataan tersebut.
Jika Bivol bersua dengan Smith, maka duel tinju ini bakal menjadi pertarungan kedua secara beruntun yang harus dijalaninya karena kewajiban menghadapi penantang wajib.
Sebelumnya Dmitry Bivol berhasil mengalahkan Micahel Eifert selaku penantang wajib IBF di Rusia pada Mei 2026. Duel tinju tersebut juga mengakhiri masa hiatusnya selama 18 bulan.
Setelahnya Bivol blak-blakan mengaku ingin melakoni trilogi melawan Artur Beterbiev, dan David Benavidez. Namun nyatanya ia wajib berhadapan dengan Callum Smith lebih dulu jika ingin mempertahankan sabuk juara WBO miliknya.
Callum Smith sendiri sudah lama tak bertarung. Mantan juara dunia kelas menengah super itu terakhir kali naik ring ialah saat memberikan kekalahan pertama dalam karier Joshua Buatsi sekaligus merebut gelar interim WBO kelas berat ringan.
Smith sendiri awalnya dijadwalkan menghadapi David Morrell pada 18 April, dengan pemenang laga tersebut akan menjadi penantang wajib bagi Dmitry Bivol.




