Kyiv: Seorang perempuan yang diduga menjadi pelaku pengeboman terhadap oligarki Ukraina Vadym Yermolaiev di Monako ditemukan tewas akibat luka tembak di dekat Kyiv, Ukraina.
Penemuan tersebut terjadi hanya beberapa hari setelah namanya muncul sebagai tersangka dalam kasus ledakan yang melukai tiga orang di Monako.
Menurut laporan media Ukraina Ukrainska Pravda yang mengutip sumber penegak hukum, Selasa, 7 Juli 2026, jasad Anastasiia Berezovska, 39, ditemukan sekitar pukul 23.00 waktu setempat pada Senin lalu.
Dalam perkembangan terbaru, dua orang telah ditangkap terkait kasus penembakan tersebut. Salah satunya merupakan anggota aktif Direktorat Intelijen Pertahanan Ukraina, sementara seorang lainnya merupakan aparat penegak hukum.
Pekan lalu, Berezovska ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeboman menggunakan paket yang menargetkan Yermolaiev di Monako.
Ledakan tersebut juga melukai seorang perempuan dan seorang anak dalam insiden yang oleh kepolisian Monako disebut sebagai serangan yang ditargetkan.
Penyelidik Prancis sebelumnya menyatakan pelaku diduga menyamarkan identitas dengan berpakaian seperti laki-laki. Berdasarkan hasil penyelidikan, perempuan tersebut diduga menggunakan kendaraan berpelat Jerman untuk melakukan perjalanan melalui Italia dan sejumlah negara Eropa sebelum tiba di Monako.
Interpol kemudian merilis identitas Berezovska sebagai bagian dari upaya pencarian internasional.
Kejaksaan Prancis sebelumnya menyatakan pengeboman di Monako diduga melibatkan lebih dari satu pelaku, namun belum mengungkap identitas tersangka lainnya.
Sementara itu, otoritas Ukraina masih menyelidiki penembakan yang menewaskan Berezovska, termasuk kemungkinan motif di balik insiden tersebut.
Baca juga: Ledakan di Apartemen Monako Lukai Miliarder Ukraina Beserta Keluarganya




