Sekjen PBB kritisi kembalinya konfrontasi antara AS dan Iran

antaranews.com
12 jam lalu
Cover Berita
Hamilton, Kanada (ANTARA) - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengkritisi kembalinya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran setelah terjadi bentrokan militer, yang mendorong Presiden AS Donald Trump untuk menyatakan gencatan senjata dengan Teheran "berakhir."

"Sekretaris Jenderal khawatir dengan kembalinya konfrontasi militer di kawasan Teluk. Insiden yang kita saksikan selama 24 jam terakhir berisiko menggagalkan kemajuan diplomatik yang telah dicapai antara Republik Islam Iran dan Amerika Serikat," kata juru bicara Guterres, Stephane Dujarric, dalam konferensi pers pada Rabu (8/7).

Ia memperingatkan bahwa kembalinya permusuhan skala penuh akan memicu konsekuensi bencana bagi rakyat di kawasan itu, dan bagi perdamaian dan keamanan internasional.

Dampak konflik juga berpotensi meluas terhadap ekonomi global.

“Sekretaris Jenderal menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri secara maksimal, menghindari tindakan eskalasi lebih lanjut, dan segera mengambil langkah-langkah untuk meredakan ketegangan,” kata Dujarric.

Guterres juga mengingatkan kembali kewajiban semua pihak untuk sepenuhnya mematuhi hukum internasional, termasuk perlindungan warga sipil dan infrastruktur sipil, serta penghormatan terhadap hak dan kebebasan navigasi.

Selanjutnya, Sekjen PBB mendesak AS dan Iran untuk segera melanjutkan negosiasi dan mengatasi masalah yang belum terselesaikan melalui diplomasi.

“Tentu saja, kami tetap berkomitmen untuk mendukung semua upaya untuk mencegah kembalinya konflik, memulihkan stabilitas, dan memajukan solusi komprehensif dan berkelanjutan untuk konflik ini,” kata Dujarric.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah AS dan Iran saling melancarkan serangan pada Rabu, dalam eskalasi terbaru menyusul serangan Teheran terhadap tiga kapal tanker di Selat Hormuz.

Selat tersebut merupakan salah satu jalur perdagangan energi terpenting di dunia, yang membawa sebagian besar ekspor minyak dan gas alam cair global dari negara-negara Teluk.



Sumber: Anadolu

Baca juga: Uni Eropa tegaskan diplomasi satu-satunya jalan untuk Iran-AS

Baca juga: Rutte bela serangan Trump ke Iran, klaim itu benar-benar diperlukan

Baca juga: Rupiah melemah seiring serangan AS terhadap Iran


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rahasia Penampilan Impresif Haaland, Ternyata Konsumsi 6.000 Kalori Setiap Hari
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Deretan Kontroversi Keputusan Wasit dan FIFA di Piala Dunia 2026: Ada Perlakuan Istimewa untuk Lionel Messi?
• 12 jam laluharianfajar
thumb
Prabowo Tiba di Rest Area KM 57 Tol Japek, Bakal Luncurkan B50
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Anggarannya 
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Rumah Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah Dijaga TNI, Sekjen DPP Hikmahbudhi Dwi Purnomo Merespons
• 1 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.