BEKASI, KOMPAS.com – Kondisi Jembatan Cikarang Bekasi Laut (CBL) yang rusak dan sempat viral setelah dikeluhkan warga akhirnya mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin, jajaran kepala perangkat daerah, serta Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meninjau langsung jembatan tersebut pada Rabu (8/7/2026).
Asep mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menyiapkan langkah penanganan terhadap sejumlah titik kerusakan di kawasan tersebut, termasuk Jembatan Bendung BSH Kali CBL dan beberapa titik lain di sepanjang ruas Jalan CBL.
Baca juga: Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Patungan Rp 10 Juta Tambal Sendiri Jembatan CBL Bekasi
"Kami sudah menyiapkan langkah penanganan terhadap kerusakan yang terjadi, termasuk pada empat titik kerusakan di sepanjang ruas Jalan CBL," ujar Asep dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/7/2026).
Ia mengatakan, penanganan sementara telah dilakukan agar akses jalan tetap dapat dilalui masyarakat sambil menunggu pekerjaan perbaikan permanen.
Menurut Asep, kondisi jalan yang sebelumnya ramai dikeluhkan warga masih dapat dilalui. Ia meminta masyarakat bersabar selama proses perbaikan infrastruktur di Kabupaten Bekasi berlangsung.
"Ternyata saat kami lihat keadaannya enggak terlalu parah, dan keadaannya baik-baik saja. Saya mohon kepada seluruh masyarakat agar bersabar sedikit," kata Asep.
Baca juga: Saya Takut Nyebur, Warga Waswas Melintas di Jembatan CBL Bekasi yang Rusak
Asep menjelaskan, proses perbaikan jalan di Kabupaten Bekasi belum dapat berjalan maksimal karena masih menghadapi sejumlah kendala, salah satunya penyesuaian harga material konstruksi.
Menurut dia, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) turut berdampak pada biaya sejumlah material pembangunan, seperti semen, besi, pasir, dan bahan pendukung lainnya.
"Penyesuaian tersebut diperlukan agar pelaksanaan pembangunan tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak menimbulkan permasalahan administratif di kemudian hari," ungkapnya.
Ia berharap masyarakat dapat mendukung proses yang sedang berjalan serta memberikan waktu kepada pemerintah daerah untuk menyelesaikan seluruh tahapan administrasi sebelum pekerjaan fisik dimulai.
Baca juga: Jembatan CBL Bekasi Rusak Parah Lebih dari 10 Tahun, Warga Khawatir Ambles Saat Macet
"Kami mohon masyarakat bersabar. Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen memperbaiki jalan-jalan yang rusak," ujar Asep.
Ia memastikan, setelah proses penyesuaian harga selesai dilakukan, perbaikan jalan yang mengalami kerusakan akan segera dilaksanakan.
"Dalam waktu dekat, jalan-jalan yang memang berlubang dan mengalami kerusakan akan kami perbaiki," katanya.
Sementara itu, Inspektur Pembantu Wilayah IV Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Dwi Budi Wahyuningsih, mengatakan penanganan kerusakan jalan di kawasan CBL sebenarnya telah direncanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Baca juga: Minta Jalan Longsor di Kali CBL Bekasi Diperbaiki Permanen, Warga: Bahaya Banget Buat Nyawa!





