Jakarta, VIVA – Proses penggeledahan di Cafe de'Clan Signature, Cipete, Jakarta Selatan, yang dilakukan tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menyita perhatian publik. Di balik operasi tersebut, seorang saksi berinisial F mengungkap kronologi dan suasana saat penyidik menggeledah area khusus staf hingga menemukan brankas yang berisi barang bukti.
Saksi F mengaku diminta mendampingi proses penggeledahan tanpa mengetahui sebelumnya perkara yang sedang ditangani aparat. Ia baru mengetahui adanya penggeledahan setelah menerima panggilan saat sedang bekerja.
F mengatakan dirinya tiba di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB setelah dihubungi untuk menjadi saksi dalam proses penggeledahan.
Saat itu, ia sedang bekerja di kawasan Jalan Gatot Subroto. Setelah menerima telepon, ia langsung menuju Cafe de'Clan Signature di Cipete.
"Saya datang jam setengah 12. Posisi saya lagi kerja di Jalan Gatot Subroto, ditelepon suruh dampingin. Langsung buru-buru ke Cafe de'Clan Signature di Cipete. Saya enggak tahu masalah itu, tiba-tiba langsung geledah aja," ujarnya.
Menurut F, sebelum penggeledahan berlangsung, penyidik sempat memberikan penjelasan mengenai proses yang akan dilakukan.
Awalnya Ada Orang Kejaksaan dan Polisi ReserseF juga menceritakan kondisi sebelum penggeledahan berlangsung. Saat itu, ia melihat sejumlah orang dari kejaksaan berada di lokasi bersama personel reserse. Namun, belum terlihat kehadiran wartawan maupun personel Brimob.
Ia mengaku sempat melihat adanya perdebatan, meski tidak mengetahui isi pembicaraan tersebut.
"Awalnya ada orang kejaksaan datang ke situ, belum ada wartawan sama Brimob. Cuma ada reserse. Debat di situ. Saya enggak tahu. Saya ke bawah merokok, keluar sudah ada Brimob. Orang kejaksaan sudah enggak ada," katanya.
Tiga Ruangan Khusus Staf DigeledahF menjelaskan penggeledahan dilakukan di tiga ruangan yang seluruhnya berada di lantai dua bangunan.
Menurutnya, area yang diperiksa merupakan ruang khusus staf dan kantor, bukan area yang digunakan pengunjung kafe.
"Tiga ruangan yang digeledah, di lantai dua semua," ujarnya.
Ia menyebut ruangan tersebut berada di balik pintu bertuliskan "Area Khusus Staf". Tata ruangnya berbentuk huruf L, dengan satu sisi digunakan sebagai kantor, sementara sisi lainnya difungsikan sebagai area staf.





