TNI Sebut Penjagaan di Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah atas Permintaan Kejagung

kompas.com
12 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Markas Besar (Mabes) TNI menyebutkan, penjagaan oleh tentara di kediaman Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah merupakan permintaan dari Kejagung.

“Terkait pengamanan Jampidsus, benar bahwa pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan institusi kejaksaan,” kata Kapuspen TNI Brigjen TNI Muhammad Nas, saat dihubungi, Kamis (9/7/2026).

Nas menyampaikan, pengamanan rumah Jampidsus Febrie telah dikoordinasikan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

“Sebagaimana Perpres Nomor 66 tahun 2025 yang berkaitan dengan perlindungan kepada jaksa dalam melaksanakan tugasnya,” ujar dia.

Baca juga: TNI Buka Suara soal Prajuritnya Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ardiansyah

Dalam konteks ini, Nas menggarisbawahi bahwa pengamanan itu tidak berkaitan dengan isu lain yang tengah berkembang di masyarakat.

“Adapun mengenai informasi adanya penggeledahan oleh Polri terhadap sejumlah lokasi, hal tersebut merupakan proses yang berbeda dan menjadi kewenangan Polri,” pungkas dia.

Diberitakan sebelumnya, rumah Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026) terlihat aparat TNI.

Sedikitnya ada 20 anggota TNI berada di depan pagar tinggi rumah dinas tersebut.

Beberapa di antaranya terlihat duduk di taman yang berada di depan rumah.

Sesekali, satu atau dua anggota TNI berjalan mengitari area sekitar.

Baca juga: Tanda Tanya di Balik Penggeledahan Belasan Titik dan TNI Bersenjata di Rumah Jampidsus...

Taman di depan rumah itu membagi jalan menjadi dua lajur dengan arah yang berbeda.

Saat malam tiba, portal di Jalan Radio V yang mengarah ke rumah Febrie ditutup.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Di sekitar lokasi juga terlihat sejumlah mobil berpelat dinas TNI.

Namun, tidak terlihat aparat kepolisian berada di lokasi tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengapa Sekolah Negeri Tetap Jadi Primadona?
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
3 Bandar Narkoba Penyerang Polisi hingga Gugur di Katingan Ditangkap!
• 1 jam laludetik.com
thumb
ADB Sebut Ekonomi RI Stabil, PDB Diprediksi Tumbuh 5,2 Persen pada 2026
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
BEI Siapkan Strategi Agar Jadi Pusat IPO di ASEAN
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Pimpinan DPR Tegaskan Tak Ada Arahan Tunda Pembahasan RUU Pemilu
• 3 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.