Harga minyak mentah melonjak ke level tertinggi dua minggu pada Rabu (8/7), di tengah serangan baru AS terhadap Iran dan pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa kesepakatan damai sementara adalah surat mati, meningkatkan kekhawatiran pasokan minyak mentah.
Dikutip dari Bloomberg, harga Brent untuk penyelesaian September naik 5,2 persen menjadi USD 78,02 per barel di New York. Sementara WTI untuk pengiriman Agustus naik 4,4 persen menetap di USD 73,52 per barel.
Batu BaraSedangkan harga batu bara menguat pada penutupan perdagangan Rabu. Harga batu bara ICE Newcastle untuk kontrak Juli 2026 berdasarkan situs Barchart naik 0,86 persen menjadi USD 129,10 per ton.
CPOHarga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) meningkat pada perdagangan Rabu. Berdasarkan situs tradingeconomics.com, harga CPO naik 1,36 persen menjadi MYR 4.609 per ton.
NikelAdapun harga nikel terpantau cenderung stagnan pada penutupan perdagangan Rabu. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga nikel menurun 0,06 persen menjadi USD 16.338 per ton.
TimahSementara itu, harga timah terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Rabu. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga timah merosot 2,35 persen dan menetap di USD 52.095 per ton.





