Jakarta, tvOnenews.com - Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal polemik Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo yang berencana memboyong istri dan anaknya dinas ke Amerika Serikat (AS).
Herman meyakini kader partainya tidak melanggar aturan. Dia menjelaskan Kementerian PU sudah mengklarifikasi bahwa istri dan anaknya tercantum dalam surat perjalanan dinas untuk kebutuhan pengurusan visa.
“Saya meyakini bahwa tidak mungkin lah Pak Dody akan membawa keluarganya, misalkan toh berangkat membawa keluarganya dengan dengan uang dinas, saya tidak yakin,” ucap Herman dikutip Kamis (9/6/2026).
Dia mengatakan Dody adalah sosok yang patuh terhadap aturan dan etika. Menurutnya, pengurusan visa milik anak dan istri Dody disatukan untuk mempermudah pengurusan visa.
“Saya kira mungkin ini hanya untuk kebutuhan kebutuhan visa, kebutuhan exit permit, itu kan supaya satu grup,” ungkapnya.
“Tetapi pembiayaan saya meyakini, Pak Menteri mungkin dengan seperti apa yang disampaikan oleh pihak Kementerian PU, itu menggunakan dana pribadi,” lanjut Herman.
Sebelumnya, Kementerian PU menjelaskan bahwa surat yang beredar di media sosial, yang mencantumkan istri dan anak Dody ikut dalam perjalanan dinas ke AS hanya untuk kebutuhan mengurus visa.
Sekjen Kementerian PU, Apri Artoto, membantah bahwa surat tersebut digunakan untuk kebutuhan anggaran dinas ke New York, AS.
“Yang perlu kami tegaskan adalah tidak ada penggunaan APBN untuk pembiayaan anggota keluarga ataupun kepentingan pribadi,” kata Apri, Selasa (7/7/2026).
“Apabila nantinya terdapat anggota keluarga yang mendampingi, seluruh pembiayaannya menggunakan dana pribadi,” tegasnya. (saa/ree)




