Target Pemerintah Hentikan Buang Sampah Lewat Praktik Open Dumping pada 2028

liputan6.com
9 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menargetkan praktik open dumping atau praktik pembuangan sampah di tempat terbuka tanpa pengelolaan berhenti pada 2028.

"Pemerintah akan meluncurkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah berbasis insinerator di Bali. Kami menargetkan penghentian praktik open dumping secara bertahap, yaitu 50 persen selesai pada 2027 dan 50 persen sisanya pada 2028," ujar Zulhas, melansir Antara, Selasa (7/7/2026).

Advertisement

BACA JUGA: TPA Terancam Membludak di 2028, Pemerintah Percepat Proyek Listrik dari Sampah 34 Kota

"Selain itu, pembenahan regulasi juga dilakukan di sektor pangan, perikanan, dan sektor lainnya," sambung dia.

Zulhas mengatakan, regulasi tentang pengelolaan sampah selama 11 tahun hanya ada dua izin yang diterbitkan dan hanya satu yang benar-benar berjalan. Setelah penyederhanaan aturan, kini sekitar 70 kota telah bergerak mengembangkan pengelolaan sampah.

"Selama 1,5 tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, ada pembenahan sekitar 35 regulasi, yang mencakup Peraturan Pemerintah (PP), Peraturan Presiden (Perpres), Instruksi Presiden (Inpres), dan Keputusan Presiden (Keppres)," ucap dia.

"Regulasi-regulasi yang sebelumnya menghambat kini direvisi agar lebih mendukung pelaksanaan program menjadi lebih terbuka, selama tidak melanggar aturan. Sebagai contoh yakni perdagangan karbon, yang sebelumnya sulit dilakukan karena belum adanya regulasi yang memadai, kini sudah lebih mudah," sambung Zulhas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cinta dari Cijantung: Cerita Ayah Temani Putranya Cari Kerja
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Jenderal Rusia Diduga Siksa Wartawan 12 Hari, Eropa Langsung Siaga Perang
• 7 jam laluerabaru.net
thumb
KPK Sita Uang Terkait Bupati Kuansing, Ada Amplop yang Ditolak Menhut
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Olah TKP, Kecelakaan McLaren YouTuber Andra ST Diduga Akibat Ban Selip
• 3 jam laludetik.com
thumb
Diungkap Wakilnya Trump, Iran Hanya Perlu Ikuti Perintah dari Amerika Jika Tak Ingin Diserang Lagi
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.