Liputan6.com, Jakarta - Di tengah banyaknya para pencari kerja, ada dua sosok yang mencuri perhatian. Keduanya nampak sudah berumur hingga terlihat berbeda dari yang lain.
Rambutnya sudah memutih, gurat wajahnya menandakan usia yang tak lagi muda. Namanya Tomo, pria berusia 64 tahun.
Advertisement
Pagi itu, Tomo tidak datang sendiri. Bersama sang istri, dia menempuh perjalanan cukup jauh dari Cijantung, Jakarta Timur, menuju Jakarta Selatan Career Fest and Bazaar 2026 di Kuningan, Jakarta Selatan (Jaksel).
Tujuannya satu, yakni menemani putra mereka, Ageng, yang sedang berjuang menjemput masa depan.
Bagi sebagian orang, melihat orang tua mendampingi anak yang sudah dewasa melamar kerja mungkin terasa tak biasa. Namun bagi Tomo, ini adalah bentuk dukungan moral yang tak bisa ditawar.
Tomo menceritakan, Ageng, lulusan Manajemen Keuangan dari IBS, sudah dua tahun lulus dan sempat mencicipi dunia kerja melalui program magang.
Namun, mencari pekerjaan tetap di Jakarta pada tahun 2026 ternyata bukan perkara mudah.
“Kita memberikan support dan motivasi saja. Nyari kerja itu susah saat ini. Kita dukung supaya anak ada kemauan, cari pengalaman, dan tahu kalau nyari kerja itu perjuangannya seperti ini,” ujar Tomo, Rabu 8 Juli 2026.
Baginya, hadir di sana bukan untuk memanjakan sang anak, melainkan untuk berdiri di belakangnya sebagai pilar kekuatan.




