MAKASSAR, iNews.id – Pesta minuman keras (miras) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, berujung maut. Seorang pemulung berinisial DP (35) tewas mengenaskan setelah ditikam temannya, DB (35), di depan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa Antang, Kecamatan Manggala.
Korban meregang nyawa di lokasi kejadian dengan kondisi bersimbah darah akibat mengalami lima luka tusukan di sekujur tubuhnya. Ironisnya, aksi penusukan dipicu oleh perkara sepele, yakni cekcok masalah uang kembalian setelah korban diminta membeli makanan lalapan.
Aparat kepolisian dari Polsek Manggala yang tiba di lokasi langsung menggelar olah TKP dan mengamankan barang bukti berupa satu botol sisa minuman keras jenis ballo.
"Penyebabnya, informasi dari saksi bahwa korban sebelumnya minum bersama terduga pelaku, sehingga terjadi percekcokan di tempat itu. Masalahnya uang kembalian, yang dipakai beli makanan ternyata dipakai juga untuk beli rokok, sehingga terjadi penikaman," ujar Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To'longan, Kamis (9/7/2026).
Baca Juga:KPK Ungkap Barbuk OTT Muara Enim, Uang Tunai hingga Rekening Senilai Rp2 Miliar DisitaBerdasarkan pemeriksaan medis dan kepolisian, korban mengalami luka tusuk yang sangat parah di beberapa bagian tubuhnya.
Dipicu Uang Kembalian RokokPeristiwa berdarah ini bermula ketika korban, pelaku, dan sejumlah rekan pemulung lainnya berkumpul untuk menggelar pesta miras jenis ballo di salah satu gubuk di depan TPA Tamangapa.
Di tengah pengaruh alkohol, pelaku sempat menyuruh korban untuk membeli ayam lalapan. Namun, saat kembali, pelaku emosi karena uang kembaliannya berkurang lantaran korban juga menggunakan uang tersebut untuk membeli rokok.
Pelaku yang sudah naik pitam langsung terlibat adu mulut hebat dengan korban. Dalam kondisi mabuk dan emosi memuncak, pelaku mencabut senjata tajam jenis badik dan langsung menyerang korban secara brutal.
Usai melihat korban terkapar tak berdaya, pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP) dengan membawa serta badik yang digunakannya.
Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke Biddokkes Rumah Sakit Polri Bhayangkara Makassar untuk dilakukan proses autopsi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga:Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae, Nadiem: Dukungan Tegakkan Keadilan dan KebenaranSementara itu, pihak kepolisian menegaskan tidak akan tinggal diam dan tengah memburu pelaku yang identitasnya sudah dikantongi. Tim Resmob Polsek Manggala bersama Jatanras Polrestabes Makassar telah diterjunkan ke lapangan dan masih melakukan pengejaran intensif terhadap pelaku DB yang melarikan diri pasca-kejadian.
#sulsel




