Konflik Lahan di Maluku Tengah: 4 Warga Adat Ditangkap saat Protes Alat Berat PTPN

eranasional.com
5 jam lalu
Cover Berita

Ambon, ERANASIONAL.COM – Konflik lahan kembali memanas di Maluku Tengah. Sebanyak empat warga dari komunitas adat Negeri Tananahu, Kecamatan Teluk Elpaputih, dilaporkan ditangkap oleh pihak kepolisian.

Penangkapan ini terjadi menyusul aksi protes massa terhadap aktivitas penggusuran lahan adat yang dilakukan oleh PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

Menurut keterangan dari Sekretaris Negeri Tananahu, Feliks Layan, keempat warga yang diamankan tersebut berinisial JR, JL, YR, dan ET.

Mereka ditangkap di tengah ketegangan saat warga berupaya mempertahankan area petuanan adat seluas 3.458 hektare yang berlokasi di wilayah Awaya.

Alasan Penangkapan dan Pemicu Bentrokan

Pihak kepolisian melakukan tindakan hukum ini setelah adanya tuduhan tindakan anarkis dari oknum warga.

Keempatnya diduga terlibat dalam aksi perusakan fasilitas kantor perusahaan berupa pemecahan kaca, serta adanya dugaan ancaman keselamatan terhadap salah satu staf PTPN.

Saat ini, para warga yang bersangkutan telah diamankan di Markas Polres Maluku Tengah untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Maluku Tengah, Iptu Yani, membenarkan adanya penahanan tersebut. Ia menjelaskan bahwa status keempat warga tersebut terkait dengan dugaan tindak pidana perusakan barang dan penganiayaan.

Duduk Perkara Konflik Lahan

Konflik ini sendiri bermula ketika PTPN mulai menurunkan alat-alat berat ke lokasi sengketa pada Senin lalu. Langkah perusahaan ini memicu reaksi keras dan perlawanan dari masyarakat adat setempat.

Untuk menghalau laju alat berat, warga sempat melakukan aksi tebang pohon guna memblokade jalan akses serta mendatangi kantor perusahaan.

Akar masalah dari sengketa ini terletak pada status hukum tanah:

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Satgas Damai Cartenz Tangkap Buronan Pemasok Senjata Ilegal untuk KKB Papua
• 54 menit lalueranasional.com
thumb
Menkop: Pelatihan 30 Ribu Calon Manajer Kopdes Selesai Awal Agustus
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kapuspen: TNI Jaga Rumah Jaksa Sesuai Mekanisme, Tak Terkait Penggeledahan
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Kronologi Kaca Gedung BGN Pecah Diduga Ditembak, Polisi Klaim karena Cuaca Panas
• 29 menit laludisway.id
thumb
Prabowo Tiba di Rest Area KM 57 Tol Japek, Bakal Luncurkan B50
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.