Kronologi Kaca Gedung BGN Pecah Diduga Ditembak, Polisi Klaim karena Cuaca Panas

disway.id
3 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Kaca di Gedung Badan Gizi Nasional (BGN), diduga pecah akibat tembakan. 

Kejadian itu terjadi pada Kamis siang, 9 Juli 2026.

Merespon itu, Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold EP Hutagalung, menegaskan, pecahnya kaca di salah satu gedung BGN akibat suhu panas.

BACA JUGA:Kantor BGN Diduga Ditembak OTK sampai Inafis Polri Turun Tangan, Benarkah?

"Pecahan kaca di gedung BGN. Pecahan kaca diduga karena diluar suhu yang panas dan di dalam dengan menggunakan AC. Sehingga memuai yang mengakibatkan kaca pecah," katanya.

Ia menambahkan, kejadian kaca pecah di gedung BGN, bukanlah pertama kali. Sebelumnya hal serupa juga pernah terjadi saat musim panas.

BACA JUGA:BGN Tindak Lanjuti 10 Rekomendasi KPK untuk Perbaikan Tata Kelola Program MBG

"Disampaikan pihak pengelola gedung. bahwasanya dalam 1 tahun bisa 1 sampai 2 kali kaca gedung pecah saat musim panas atau kemarau," ujarnya.

Sementara itu, pengelola gedung, Martin menyebut, dalam kurun waktu dua tahun terakhir sering terjadi pecahnya kaca karena cuaca panas. Bukan teror tembakan seperti yang ramai di media sosial.

BACA JUGA:Profil dan Riwayat Pendidikan Lalu Muhammad Iwan, Sekretaris Deputi BGN Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus MBG

"Gedung ini satu sampai dua tahun sekali pasti ada kaca pecah, lantai 5, 6, 7, 8 pernah pecah, pemuaian, gak ada teror," ujar Martin.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Habiburokhman: RUU Perampasan Aset UU Baru, Lebih Banyak yang Dibahas
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerataan RPTRA Jakarta Diperkuat, Jadi Ruang Aman Anak dan Pusat Aktivitas Warga
• 8 jam laludisway.id
thumb
Zendaya Bongkar Kebiasaan Lucu Tom Holland di Rumah, Berawal dari Dialog Spider-Man
• 2 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Prabowo: Ekonomi Kerakyatan Harus jadi Arah Pembangunan Nasional
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Antrean Solar Hambat Distribusi Logistik, Ancam Inflasi
• 8 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.