Bisnis.com, JAKARTA — Emiten milik Raffi Ahmad, PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk. (RANS), akan tetap dikendalikan sang pendiri usai melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/7/2026).
Berdasarkan prospektus IPO, sebelum penawaran umum Raffi Farid Ahmad menguasai 78,68% saham RANS atau sebanyak 7,94 miliar saham. Setelah perseroan menerbitkan 2,52 miliar saham baru kepada publik, porsi kepemilikannya terdilusi menjadi 62,93%, namun tetap menjadi pemegang saham pengendali.
Pemegang saham terbesar kedua RANS setelah IPO adalah PT Indonesia Entertainmen Grup dengan kepemilikan 7,23%. Perusahaan tersebut merupakan subholding bisnis produksi dan distribusi konten milik PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA), bagian dari Grup Emtek.
Selanjutnya, Soultan Ariq Rachman dan Dony Oskaria masing-masing menggenggam 2,74% saham. Adapun Sutanto Hartono memiliki 1,14% saham, disusul Nagita Slavina Mariana Tengker sebesar 0,99% dan Kaesang Pangarep sebanyak 0,91%.
Sementara itu, Hikmat Janika memiliki 0,68% saham dan PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi menguasai 0,61% saham. PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi merupakan anak usaha PT Bali Bintang Sejahtera Tbk. (BOLA), pengelola klub sepak bola Bali United.
Melalui IPO ini, masyarakat akan menguasai sekitar 20,02% saham RANS atau setara 2,52 miliar saham. Setelah penawaran umum, jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh meningkat dari 10,08 miliar saham menjadi 12,61 miliar saham.
Baca Juga
- Emiten Raffi Ahmad Masuk BEI Jumat (10/7), Intip Keunggulan IPO RANS
- Transaksi Rp8,54 Triliun, Grup Sinarmas DSSA Perkuat Ekosistem Digital
- Telkom Percepat Transformasi Lewat Streamlining 10 Entitas
RANS sebelumnya menetapkan harga IPO di level tertinggi, yakni Rp170 per saham. Dengan menerbitkan 2,52 miliar saham baru, perseroan berpotensi menghimpun dana segar hingga Rp429,25 miliar.
Manajemen menyatakan dana hasil IPO, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis.
Alokasinya antara lain untuk pelunasan sebagian utang kepada Bank BNI, pembangunan proyek Cipungland, modal kerja penyelenggaraan konser di berbagai kota, pembentukan perusahaan patungan untuk bisnis berbasis kecerdasan buatan (AI), akuisisi PT Rans Kosmetika Indonesia (Slavina), serta penyertaan modal kepada entitas anak.
Dalam aksi korporasi tersebut, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek. RANS dijadwalkan resmi mencatatkan saham perdana di BEI pada Jumat (10/7/2026).
Pemegang Saham RANS Sebelum IPO
- Raffi Farid Ahmad: 78,68%
- PT Indonesia Entertainmen Grup (Grup Emtek/SCMA): 9,04%
- Soultan Ariq Rachman: 3,43%
- Dony Oskaria: 3,42%
- Sutanto Hartono: 1,43%
- Nagita Slavina Mariana Tengker: 1,24%
- Kaesang Pangarep: 1,14%
- Hikmat Janika: 0,86%
- PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi (anak usaha BOLA): 0,76%
Pemegang Saham RANS Setelah IPO (Proforma)
- Raffi Farid Ahmad: 62,93%
- Masyarakat (free float): 20,02%
- PT Indonesia Entertainmen Grup (Grup Emtek/SCMA): 7,23%
- Soultan Ariq Rachman: 2,74%
- Dony Oskaria: 2,74%
- Sutanto Hartono: 1,14%
- Nagita Slavina Mariana Tengker: 0,99%
- Kaesang Pangarep: 0,91%
- Hikmat Janika: 0,68%
- PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi (anak usaha BOLA): 0,61%
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.





