Tangerang: Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengatakan upaya pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, menunjukkan progres yang signifikan. Memasuki hari ke-10, titik api tersisa sekitar lima persen dari total 15 hektare lahan yang terbakar.
"Artinya sudah mencapai sekitar 95 persen asap dan api sudah padam. Masih ada sisa sekitar tiga hektare lagi yang kita lakukan proses pemadaman," ujar Maesyal, Kamis, 9 Juli 2026.
Baca Juga :
TPA Jatiwaringin Masih Kebakaran, Warga Minta Direlokasi"Tadi saya naik ke atas puncak timbunan sampah, memang masih ada titik-titik muncul api dan asap. Ini akan dilakukan pemadaman melalui udara menggunakan helikopter water bombing," jelas Maesyal.
Sejumlah kendaraan pengangkut sampah menganteri untuk menyimpan matrial di TPA Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Foto: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Tangerang.
Ia menambahkan, petugas gabungan akan terus bekerja hingga dipastikan api dan asap benar-benar padam, serta mencegah terjadinya perambatan di TPA Jatiwaringin.
"Kami bersama Manggala Agni terus berjibaku, supaya tuntas. Tuntas tidak ada asap, tidak ada api semua," tegas Maesyal.
Pantauan di lokasi, asap pekat di bagian barat masih membubung dari timbunan sampah dan menyelimuti kawasan TPA Jatiwaringin. Petugas pemadam kebakaran masih terus berjibaku memadamkan api yang tersisa. Dua unit helikopter *water bombing* dan sejumlah alat berat juga terus dikerahkan untuk mengurai timbunan sampah guna mempercepat proses pemadaman.




