Liputan6.com, Jakarta - Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat (Sudin Tamhut Jakpus) mencatat telah memangkas dan menebang 5.674 pohon hingga pekan kedua Juli 2026.
Tujuannya adalah sebagai upaya mengurangi risiko pohon tumbang sekaligus menjaga kesehatan vegetasi di ruang terbuka hijau.
Advertisement
Menurut Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Pusat Mila Ananda, penanganan tersebut meliputi pemangkasan ringan, sedang, berat hingga penebangan terhadap pohon yang dinilai membahayakan berdasarkan hasil pemeriksaan teknis.
"Progres penanganan baik permohonan pangkas, tebang dan pohon tumbang sampai minggu kedua bulan Juli 2026 terdapat sebanyak 5.674 pohon," ujar Mila, melansir Antara, Rabu 8 Juli 2026.
Dia menjelaskan, berdasarkan data Sudin Tamhut Jakarta Pusat, dari total 5.674 penanganan pohon tersebut, pemangkasan sedang menjadi jenis penanganan terbanyak dengan 3.380 pohon.
"Selanjutnya, pemangkasan berat mencapai 1.175 pohon, pemangkasan ringan 894 pohon, dan penebangan sebanyak 225 pohon," papar Mila.




